#1HariIni Take That – Back for Good

Adalah lagu keenam mereka yang berada di posisi pertama UK. Dirilis dari album ketiga Take That, Nobody Else (1995). Ditulis dan diproduseri oleh penyanyi utama, Gary Barlow, dan Chris Porter. Gary mengaku kalau lagu ini ditulis dalam 15 menit saja, ini disampaikannya pada BRIT Awards 1995.

Berhasil jadi nomor satu di UK dan sukses besar di Australia, Kanada, Denmark, Jerman, Irlandia, Norwegia, Spanyol dan Amerika Serikat. Lagu ini adalah satu-satunya lagu mereka yang menjadi nomor satu di Amerika Serikat.

Populer di Brazil pada 1995-1996, berkat opera sabun “Explode Coração”, lagu ini sebagai soundtrack. Dalam sebuah acara di ITV1, “An Audience with Take That Live” pada 2 Desember 2006, Gary menyebut ada 89 versi rekaman lagu ini yang dibawakan oleh artis lain. Misalnya Boyz II Men untuk album “Love”, kemudian oleh The Wedding Present untuk album “How the West Was Won” dan oleh the Concretes untuk album kompilasi “Guilt by Association Vol. 1”.

Sebanyak 350.000 kopi terjual di pekan pertama rilis dan menjadi salah satu lagu dengan penjualan tercepat pada 1995. Total tersebut sama jika penjualan untuk 9 lagu lainnya di Top 10 dijumlahkan. Selama empat pekan di nomor satu dan menerima sertifikasi Platinum di UK. Menjadi lagu dengan penjualan terbesar di UK, lebih dari 1,1 juta copy pada November 2014. Juga berhasil memenangkan Best British Single pada BRIT Awards 1996.

Di Amerika Serikat, lagu ini meraih posisi ketujuh dengan total 30 pekan di tangga lagu Billboard Hot 100, 66 pekan di US Adult Contemporary dan 30 pekan di Top 40 US Airplay.

Sempat ada yang menyebutkan bahwa lagu ini sebenarnya ditulis oleh Barry Gibb dari the Bee Gees. Tapi kemudian dibantah oleh Barry Gibb yang menyebut bahwa ia sendiri tidak pernah mendengarkan lagu ini.

Take That menjadi boy band Inggris pertama yang meraih sukses di Amerika Serikat, lagu-lagu mereka berhasil masuk Top 10 sepanjang 1990an. Selain mereka, hanya boy band 5ive yang menyamai sukses Take That pada 1990an. Baru 17 tahun berikutnya, giliran the Wanted dan One Direction yang lagunya sukses menjadi nomor satu di Amerika Serikat.