Warta 3 – 4 April 2011
Dalam upaya mempersiapkan tenaga terlatih dan responsif untuk menghadapi berbagai kondisi darurat di perairan, seperti penanganan korban bencana banjir dan kecelakaan di alur pelayaran, Pendidikan Dasar Sakawana 2011 kali ini akan difokuskan pada medan latihan perairan sebagai sarana berlatih bagi para calon anggota Perhimpunan Penjelahah Alam Terbuka Sakawana tersebut.
Panitia Pendidikan Dasar (Diksar) Sakawana 2011 yang beberapa waktu lalu menggelar diskusi informal dengan sejumlah personel Kantor SAR (Search And Rescue) Pontianak, mencatat salah satu poin penting dari diskusi tersebut adalah bagaimana komponen potensi masyarakat seperti para anggota perhimpunan atau kelompok-kelompok organisasi kegiatan alam terbuka ini, dapat lebih optimal dan responsif pada kondisi darurat di perairan. Leonardus, dari SAR Pontianak mengatakan, Kalimantan Barat memiliki banyak alur sungai maupun laut yang sampai saat ini cukup aktif dijadikan sebagai sarana transportasi utama. Karakteristik geografis wilayah Kalimantan Barat memungkinkan lebih banyak membutuhkan penanganan khusus dari tenaga  terlatih seperti para penggiat kegiatan di alam terbuka seperti anggota Sakawana ini, dalam penanganan kedaruratan di perairan dibanding di medan gunung atau hutan. Bagi Sakawana, yang merupakan organisasi tempat berhimpunnya para penggiat kegiatan di alam terbuka, sesungguhnya kegiatan kemanusiaan semacam itu bukanlah hal baru. Meski masih dalam tahap pembenahan, setidaknya organisasi petualangan yang didirikan untuk tujuan penyadaran cinta alam, tanah air dan kesukarelaan tersebut, sejak awal berdirinya sudah memiliki Unit Rescue dalam struktur kepengurusan Dewan Pengurus Sakawana. Widya Budi, anggota unit khusus Sakawana yang beberapa waktu lalu diterjunkan ke lokasi bencana pascaletusan Gunung Merapi sebagai anggota tim penyelamat mengatakan, hanya beberapa kendala teknis saja yang menyebabkan sejauh ini Sakawana kurang maksimal dalam merespon kondisi darurat di perairan.Untuk itu, selain materi konservasi, proses penerimaan anggota baru di lingkungan Sakawana ini akan berisi tentang materi dan praktik dasar bagaimana cara menolong korban di air, termasuk pengenalan dan mengunakan peralatan untuk menunjang kegiatan “water rescue“ tersebut.
Pemberian materi kelas dilaksanakan di Aula PMI Kalbar pada tanggal 30 April, 1 Mei, 7 Mei dan 8 Mei 2011, dan prakteknya akan dilaksanakan di perairan Pantai Gosong, Teluk Suak, Karimunting, Kec Sungai Raya Kepulauan, Kab Bengkayang pada tanggal 14 s.d. 17 Mei 2011.
Di akhir kegiatan Diksar Sakawana 2011 ini, peserta akan diajak terjun langsung mengaplikasikan materi konservasi lingkungan dengan melakukan penanaman mangrove yang selama ini menjadi kegiatan utama juga bagi Sakawana.