Warta 3 – 29 Desember 2011.

Pengembangan Bandara Udara Supadio Pontianak, mulai dilakukan PT. Angkasa Pura II selaku pengelola. Kapasitas bandara yang terletak di ibu kota Provinsi Kalimantan Barat tersebut akan dikembangkan hingga lima kali lebih besar dari kapasitas yang ada saat ini.

Direktur Utama PT. Angkasa Pura II, Tri S. Sunoko, mengungkapkan pengembangan yang dilakukan terfokus pada upaya peningkatan kapasitas terminal penumpang yang telah mengalami kelebihan kapasitas, yaitu dengan membangun terminal penumpang yang baru. Bangunan terminal penumpang yang baru tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 32.000 meter persegi, atau lima kali lebih luas dari terminal yang digunakan saat ini yaitu seluas 6.936 meter persegi.

Tri, mengatakan pengembangan bandara direncanakan selesai pada 2014. Pengembangan bandara dilakukan dalam beberapa tahap. Namun pengembangan Bandara Supadio akan diupayakan selesai pada tahun 2013.

Tri menambahkan proses pengembangan Bandara Supadio akan dilakukan secara bertahap tanpa menghentikan operasional bandara yang tengah berjalan. Untuk pengembangan tahap pertama yang diawali dengan pemancangan tiang pertama tersebut, PT. Angkasa Pura II menyiapkan dana sebesar 65 milyar dari estimasi pembiayaan total sebesar Rp 490 milyar.