Warta 3 – 2 April 2012

ilustrasi ketua RT

Pemberian insentif kepada ketua RT/RW di Kota Pontianak sudah mulai dilaksanakan. Hari ini Walikota Pontianak, Sutarmidji memberikan insentif kepada seluruh RT/RW Kecamatan Pontianak Utara Di Aula Poltekkes Jl 28 Oktober.

Insentif yang diberikan kepada setiap ketua RT yaitu Rp 750.000 pertahun. Angka ini naik dari tahun-tahun sebelumnya yang hanya menerima Rp 250.000 pertahun. Pemerintah Kota Pontianak sendiri telah menganggarkan dana senilai 2 milyar untuk pembagian insentif tahunan kepada seluruh RT/RW di Kota Pontianak.

Salah seorang ketua RT di Kelurahan Siantan Tengah, Amir  mengatakan, meskipun pemberian insentif sudah naik, namun angka ini jauh dari kata sejahtera. Uang senilai Rp 750.000 pertahun apabila dibagi dengan 12 bulan, makan perbulan RT hanya menerima Rp 62.500. Angka ini sungguh kecil apabila dibandingkan dengan tugas dan tanggung jawab ketua RT.

Amir mengatakan, hal yang berhubungan dengan teknis pelaksanaan kebijakan di lapangan, ketua RT lah yang berperan besar. Ketua RT berperan besar dalam pemutakhiran data penduduk dan mengurusi segala hal yang langsung bersentuhan dengan warga. Oleh karena itu menurut Amir, pemberian insentif sebesar Rp 750.000 pertahun masih jauh dari kelayakan.

Amir menambahkan, pemerintah kota Pontianak harus lebih memperhatikan lagi nasib ketua RT/RW yang ada di Kota Pontianak, karena masalah warga di perkotaan semakin kompleks sehingga  perlu tenaga dan waktu ekstra untuk mengurusnya.