Pemkot Dorong Pelindo Percepat Pelaksanaan Perluasan Pelabuhan

Warta 3 – 25 April 2012

Pemerintah Kota Pontianak (Pemkot) mendorong Pelindo untuk mempercepat pelaksanaan perluasan area Pelabuhan Dwikora Pontianak. Pernyataan itu disampaikan oleh Walikota Pontianak Sutarmidji.

Menurut Sutarmdiji, pemerintah kota hanya membantu pengadaan tanah. Sedangkan masalah ganti rugi pihak Pelindo yang bertanggung, sesuai dengan UU No 2 tahun 2011. Untuk perluasan pelabuhan ini sudah dibentuk tim 9. Dia meminta tim 9 dapat bekerja sesuai aturan dan lebih hati-hati kerena masalah pengadaan tanah seperti ini rawan dengan hal-hal yang tak diinginkan.

Menurut dia, Pemkot berupaya agar perluasan pelabuhan Dwikora ini cepat terlaksana karena  sangat dibutuhkan guna kelancaran bongkar muat barang. Dia juga menyarankan Pelindo untuk bekerjasama karena di daerah Nipah Kuning terdapat lahan 10 hektar milik TNI yang tidak dimanfaatkan dan bisa digunakan sebagai tempat penumpukan peti kemas kosong.


Sutarmidji menambahkan, arus barang itu terhambat karena dipelabuhan yang hanya 8 hektar itu telah penuh dengan peti kemas yang kosong. Sehingga peti kemas yang ada di kapal tidak punya tempat untuk bongkar muat yang mengakibatkan kegiatan bongkar muat tersebut harus menunggu giliran. Kegiatan bongkar muat  yang tadinya bisa terlaksana dalam 3 hari, molor menjadi 8 hari sehingga diperlukan biaya yang tinggi.

 

timwartaPemkot Dorong Pelindo Percepat Pelaksanaan Perluasan Pelabuhan