BPS Keluarkan Berita Resmi Statistik

Warta 3 – 2 Juli 2012


Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat mengeluarkan Berita Resmi Statistik perkembangan indeks harga konsumen/Inflasi bulan Juni 2012, perkembangan ekspor dan impor Kalbar bulan Mei 2012, perkembangan pariwisata dan transportasi Kalbar bulan Mei 2012m perkembangan nilai tukar petani Kalbar bulan Juni 2012, serta angka tetap tahun 2011 dan angka ramalan I tahun 2012 produksi padi dan jagung.


Dalam Berita Resmi Statistik yang dikeluarkan tersebut, Kepala Badan Pusat Statistik Kalbar, Yomin Tofri menjelaskan,  pada bulan Juni 2012 di Kota Pontianak terjadi inflasi sebesar 0,13 persen. Inflasi yang terjadi disebabkan oleh kenaikan harga beberapa barang dan jasa. Sepuluh komoditi yang memberikan sumbangan inflasi tertinggi antara lain bawang putih sebesar 0,0871 persen, pisang sebesar 0,0682 persen, ikan tongkol sebesar 0,0368 persen, bawang merah sebesar 0,0347 persen, cabe rawit sebesar 0,0344 persen, wortel sebesar 0,0329 persen, bawal sebesar 0,0312 persen, kontrak rumah sebesar 0,0275 persen, buncis sebesar 0,0215 persen dan jeruk sebesar 0,0210 persen.


Perkembangan ekspor Kalbar pada Mei 2012 mencapai US$122,56 juta mengalami penurunan sebesar 18,43 persen dibandingkan April 2012 yaitu US$ 150,25 juta. Sementara impor Kalbar pada April 2012 mencapai US$ 57,94 juta. Mengalami peningkatan sebesar 87,63 persen atau naik dari US$ 30,88 juta.

Perkembangan pariwisata dan transportasi pada Mei 2012 yaitu jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Kalbar pada Mei 2012 mencapai 2.449 orang atau naik 9,72 persen dibanding April 2012 yaitu 2.232 orang. Sedangkan perkembangan transportasi yaitu penumpang angkutan udara dalam negeri yang datang pada Mei 2012 mencapai 101.734 orang atau naik 8,53 persen bila dibandingkan April 2012. 
Jumlah penumpang angkutan udara dalam negeri yang berangkat pada Mei 2012 mencapai 100.840 orang atau naik 1,88 persen dibandingkan bulan April 2012. Jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri yang datang pada Mei 2012 mencapai 21.704 orang atau turun 13,68 persen dibandingkan April 2012. Jumlah penumpang angkutan laut yang berangkat pada Mei 2012 mencapai 19,578 orang atau turun 8,34 persen dibandingkan April 2012.

Perkembangan nilai tukar petani gabungan bulan Juni 2012 sebesar 100,86 poin mengalami penurunan sebesar 0,62 poin atau berubah 0,62 persen dibandingkan Mei 2012 yaitu 101,48 poin. Hal ini disebabkan karena indeks harga yang diterima petani turun sebesar 0,37 persen. Sedangkan indeks harga yang dibayar petani sebesar 0,25 persen.

Selanjutnya Yomin Tofri menjelaskan produksi padi dan jagung berdasarkan angka ramalan I tahun 2012 meningkat sebesar 3,12 persen dibandingkan dengan angka tetap tahun 2011 yaitu dari 1.372.988 ton GKG menjadi 1.416.865 ton GKG. Kenaikan tersebut disebabkan adanya perkiraan luas panen sebesar 2,65 persen dari 444.353 Ha menjadi 456.114 Ha dan kenaikan produktivitas sebesar 0,45 persen dari 30,90 kw/Ha menjadi 31,04 kw/Ha.

Sedangkan produksi jagung berdasarkan angka ramalan 1 tahun 2012 diperkirakan mengalami kenaikan sebesar 5,57 persen terhadap angka tetap tahun 2011 yaitu dari 160.810 ton diperkirakan meningkat menjadi 169.775 ton. Peningkatan produksi jagung disebabkan adanya peningkatan perkiraan luas panen 5,00 persen dari 45.593 Ha menjadi 47.873 Ha dan peningkatan produktivitas sebesar 0,54 persen dari 35,27 kw/Ha menjadi 35,46 kw/Ha.

Yomin Tofri juga menyampaikan tingkat kemiskinan di Kalbar pada Maret 2012 yaitu jumlah penduduk miskin yang berada dibawah garis kemiskinan sekitar 363.310 orang atau 8,17 persen. Mengalami penurunan bila dibandingkan Maret 2011 yang berjumlah 376.120 orang atau 8,60 persen berkurang sekitar 380.110 orang atau 0,43 persen.

 

timwartaBPS Keluarkan Berita Resmi Statistik