Tahun 2012 Anggaran Pendidikan Mencapai 37,07 Persen

Warta 3 – 13 Juli 2012

Anggaran pendidikan bagi warga tidak mampu sudah dialokasikan dalam bentuk pemberian beasiswa, bantuan perlengkapan masuk sekolah, asuransi kesehatan bagi siswa, beasiswa lanjutan bagi siswa berprestasi, menampung dan membiayai siswa/siswi tidak mampu pada sekolah-sekolah yang ditunjuk serta mencari bantuan beasiswa dari pihak ketiga. Demikian yang disampaikan oleh Walikota Pontianak, Sutarmidji.

Menurut Sutarmidji, pengalokasian anggaran pendidikan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Pontianak tahun 2012 sudah mencapai 37,07 persen. Pengalokasian anggaran tersebut sudah menyentuh program pengembangan pendidikan yang meliputi peningkatan kompetensi guru, prestasi siswa dan guru, pengembangan dan inovasi kurikulum serta pelatihan kewirausahaan bagi siswa SMA/SMK.

Secara kelembagaan pemerintah memberikan kategori pada sekolah-sekolah guna meningkatakan kualitas proses dan hasil pembelajaran. Perlakuan dan pelayanan kepada peserta didik tidak ada perbedaan atau diskriminasi. Misalnya di Sekolah Bertaraf Internasional diwajibkan untuk menerima 20 persen siswa tidak mampu.

Lebih lanjut menurut Sutarmijdi untuk siswa yang berasal dari keluarga tidak mampu dan tidak bisa masuk sekolah negeri, Pemerintah Kota akan memberikan bantuan pendidikan yang saat ini telah teranggarkan sekitar 2 milyar rupiah. Rencananya di perubahan anggaran  akan ditambah 1,5 milyar rupiah yang diperuntukan untuk siswa tidak mampu.

Sutarmidji menambahkan bagi orang tua siswa yang merasa tidak mampu menyekolahkan anak mereka baik ke SMA maupun SMP dapat mengajukan permohanan bantuan kepada pemerintah kota. Bantuan akan diberikan dalam bentuk dana bukan perlengkapan sekolah. Bantuan perlengkapan sekolah hanya berlaku untuk SD.

volareTahun 2012 Anggaran Pendidikan Mencapai 37,07 Persen