Apresiasi Pedagang dalam Menjaga Lingkungan

Pontianak – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak memberikan bantuan 30 gerobak pada pedagang kaki lima di wilayah Sungai Putat, Pontianak Utara. Para pedagang diberi bantuan lantaran selama ini berkomitmen menjaga parit.

Salah satu warga, Jampang (40) merasa terbantu dengan bantuan tersebut. Sebelumnya, para pedagang berdagang di bangunan semi permanen di pinggir Sungai Putat. Secara partisipasi, dia bersama pedagang dan warga membongkar bangunan itu demi penataan Sungai Putat.

“Kami siap menjaga parit,” cetusnya usai penerimaan lepas Sarasehan Peduli Parit di Kantor Camat Pontianak Utara, belum lama ini.

Adanya bantuan gerobak, akan memudahkan para pedagang. Mereka tak harus membuat bangunan semi permanen sampai ke badan parit. Usai berjualan pun, mereka bisa langsung mengangkut semua dagangan beserta gerobak. “Kita bisa tetap berdagang tanpa mendirikan bangunan di badan parit. Kalau ada gerobak seperti ini kami bisa bolak-balik jualan, gerobak tak ditinggal,” katanya.

Wali Kota Pontianak, Sutarmidji mengapresiasi peran serta pedagang membantu menjaga lingkungan di sekitar sungai. Para warga pun bergiat memperbaiki kondisi sungai agar lebih baik lagi.

“Kawasan itu kalau ditata dengan baik, maka kedepan juga akan ramai, oleh sebab itu ada 30 gerobak kita berikan pada mereka yang berjualan di Sungai Putat itu, dan itu diseragamkan sehingga semakin tampak rapi,” terangnya.

Bukan hanya bantuan gerobak, Sutarmidji juga mengatakan akan membantu para pedagang dalam memperoleh perizinan. Dengan demikian, masyarakat yang berdagang tak sekadar dapat gerobak tapi juga bisa mengakses bantuan permodalan.

“Sungai nanti harus dijaga, termasuk mereka yang berjualan itu. Setiap tahun juga akan diagendakan kegiatan minimal ada dua kegiatan festival setiap tahunnya. Biar masyarakat daerah lainnya bisa mencontoh. Karena karakter masyarakat masih seperti itu, jika melihat yang lain bagus dan maju baru mau berbenah,” ungkapnya panjang lebar.

Sutarmidji memuji masyarakat di kawasan Sungai Putat yang peduli dan bergerak secara gotong-royong membenahi lingkungannya.

“Kalau daerah lain yang tidak peduli dengan daerahnya, maka akan kumuh terus dan tidak akan maju,” ujarnya. (Wati Susilawati)

Simak Warta Volare setiap hari Senin-Jum’at pukul 12.00 dan 15.55. Simak pula Warta Volare Weekend setiap hari Sabtu pukul 07.00 dan 12.00 di Volare 103.4 FM