Belum Ada Aset Daerah yang Dijual

Warta 3 – 24 Juni 2011

Terkait pandangan akhir dari Fraksi Partai Amanat Nasional yang berkenaan dengan aset daerah, Sutarmiji, Walikota Pontianak memastikan bahwa selama ia menjabat sebagai kepala daerah belum pernah ada satu pun aset daerah yang dijual.

Sutarmiji mengatakan penjualan aset apalagi berupa tanah haruslah  melalui persetujuan dari DPRD Kota Pontinak karena tanpa adanya persetujuan dewan, penjualan aset tidak akan bisa dilakukan.

Berkenaan dengan  penataan aset yang dinilai masih belum teratur, Sutarmiji menjelaskan pihaknya telah menyampaikan kepada DPRD Kota Pontianak bahwa masing-masing  Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Pontianak saat ini telah bekerja sama dengan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dalam pencatatan aset  daerah dan saat ini pencatatan tersebut telah hampir selesai dilakukan.

Adapun permasalahan yang dialami berkaitan dengan aset ini adalah perbedaan pemaham persepsi antara Pemerintah daerah dan BPKP tentang perlunya penyertaan modal dengan Perda khusus atau tidak, karena berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri  Nomor 25, Perda khusus untuk penyertaan modal ini telah dicabut.