#bilingual : A New Face

Bilingual adalah berita dua bahasa yang akan membantu Bujang Dare untuk mempelajari dan lebih memahami Bahasa Inggris. Serta menambah wawasan dunia tentang berbagai informasi dan berita masa kini. Untuk hari ini sebuah topik telah dipilih khusus untuk Bujang Dare.

A New Face
Sebuah Wajah Baru

On December 23, 2006, Andy Sandness was 21 years old and very depressed when he put a rifle below his chin and pulled the trigger. He instantly knew that he had made a terrible mistake and begged not to die.

(Pada tanggal 23 Desember 2006, Andy Sandness berusia 21 tahun dan sangat depresi ketika dia meletakkan senapan di dagunya dan menarik pelatuknya. Dia segera sadar bahwa dia melakukan kesalahan yang fatal dan memohon agar tidak meninggal)

Andy also did not want his face to stay the way it was after the rifle blast had destroyed it. He needed a face transplant, one of the rarest surgeries in the world. His plastic surgeon managed to find a face donor and after a gruelling operation of 56 hours, he had a new face from another man. The transplant gave him the nose, cheeks, mouth, lips, jaw, chin, and even the teeth from his donor.

(Andy juga tidak ingin wajahnya tetap dengan kondisi sehabis ledakan senapan merusaknya. Dia membutuhkan cangkok wajah, satu dari operasi paling langka di dunia. Dokter ahli bedah plastiknya berusaha menemukan donor wajah dan setelah operasi melelahkan selama 56 jam, Andy Sandness memiliki wajah baru dari seorang pria. Cangkok itu memberikan dia hidung, pipi, mulut, bibir, rahang, dagu, dan bahkan gigi dari pendonor)