#bilingual : Music Service Spotify Recruits Barack Obama

Bilingual adalah berita dua bahasa yang akan membantu Bujang Dare untuk mempelajari dan lebih memahami Bahasa Inggris. Serta menambah wawasan dunia tentang berbagai informasi dan berita masa kini. Untuk hari ini sebuah topik telah dipilih khusus untuk Bujang Dare.

Music Service Spotify Recruits Barack Obama
Layanan Music Spotify Merekrut Barack Obama

Barack Obama gave his final speech as President of the United States. His final day in office is Friday, January 20. That is the day that Donald Trump will be sworn in as America’s 45th president. The Obama family plans to continue living in Washington, D.C. while younger daughter Sasha finishes high school. But what will the former president do with his time?

Barack Obama memberikan pidato terkahirnya sebagai Presiden Amerika. Hari terkahirnya bertugas adalah hari Jum’at, tanggal 20 Januari. Hari itu adalah hari dimana Donald Trump akan diambil sumpahnya sebagai Presiden Amerika yang ke 45. Keluarga Obama berencana untuk tetap tinggal di Washington D.C. sementara anak bungsu mereka Sasha menyelesaikan SMA. Namun apa yang akan dilakukan mantan presiden sehabis tugasnya?

Some observers think Obama will get to work helping the Democratic Party find new candidates who can win local elections in 2018. Obama said in 2015 that he might go back to working on issues similar to those he worked on before he got involved in politics. Before he became a state senator in Illinois, he helped poor communities in Chicago.

Beberapa orang mengira Obama akan bekerja membantu Partai Demokrat menemukan kandidat-kandidat baru yang bisa memenangkan pemilihan daerah di tahun 2018. Obama berkata di tahun 2015 bahwa dia mungkin akan kembali bekerja di bidang yang sama dengan yang dia lakukan sebelum terlibat di dunia politik. Sebelum dia menjadi senat di Illinois, dia membantu komunitas masyarakat tidak mampu di Chicago.

But, in case Obama changes his mind, the popular music streaming service Spotify seems to have a job for him.The music service published a job posting for a “President of Playlists.” Some of requirements for the job are very specific. Obama is likely the only person in the world who is qualified for the job. The job requirements include having had singer Kendrick Lamar perform at a birthday party. Lamar, Obama and Janelle Monae all sang “Happy Birthday” to Obama’s daughter Malia in 2016. Another requirement is eight years of “running a highly-regarded nation.” Spotify also says the applicants must have a Nobel Peace Prize. The listing also mentions being one of the “greatest speakers of all time.”

Namun, jika Obama berubah pikiran, layanan pemutar musik online terkenal, Spotify, sepertinya mempunyai pekerjaan untuknya. Layanan musik tersebut menerbitkan lowongan pekerjaan untuk “President of Playlist”. Beberapa persyaratan untuk pekerjaan itu sangatlah spesifik. Obama sepertinya hanya satu-satunya orang di dunia ini yang sesuai persyaratan pekerjaan itu. Persyaratannya termasuk pernah menghadirkan Kendrick Lamar dalam sebuah pesta ulang tahun. Kendrick Lamar, Obama, dan Janelle pernah bernyanyi “Happy Birthday” untuk putri Obama, Malia, di tahun 2016. Persyaratan lainnya adalah pernah memimpin sebuah Negara adidaya selama 8 tahun. Spotify juga menyebutkan pelamar harus pernah memenangkan hadiah nobel perdamaian. Selain itu juga disebutkan bahwa pelamar adalah seorang “pembicara luar biasa sepanjang masa.”

Many people enjoyed Obama’s summer music playlists he created last August. His playlists included artists like Miles Davis, Aloe Blacc and Leon Bridges. The founder of Spotify is Daniel Ek of Sweden. He tweeted the job listing. He wrote: “Hey Barack Obama, I heard you were interested in a role at Spotify. Have you seen this one?” The message was liked and retweeted almost 20,000 times. One person said she would sign-up for Spotify if Obama came to work for the service.

Banyak orang menikmati playlist lagu musim panas Obama yang dia buat di bulan Agustus lalu. Daftar lagunya terdiri dari seniman seperti Miles Davis, Aloe Blacc dan Leon Bridges. Pendiri Spotify adalah Daniel Ek dari Swedia. Dia menulis cuitan tentang persyaratan pekerjaan tersebut. Dia menulis : “Hey Barack Obama, Ku dengar dirimu tertarik akan pekerjaan di Spotify. Sudahkah kamu melihat yang satu ini?”. Pesan tersebut disukai dan di twit ulang hampir 20.000 kali. Seorang wanita berkata bahwa dia akan mendaftar ke Spotify jika Obama bekerja untuk layanan tersebut.