#bilingual : Prince Harry in Africa

Bilingual adalah berita dua bahasa yang akan membantu Bujang Dare untuk mempelajari dan lebih memahami Bahasa Inggris. Serta menambah wawasan dunia tentang berbagai informasi dan berita masa kini. Untuk hari ini sebuah topik telah dipilih khusus untuk Bujang Dare.

Prince Harry in Africa
Pangeran Harry di Afrika

Prince Harry admits that his role as a member of the royal family was difficult for him when his mother Princess Diana died in 1997. He wanted to bury his head in the sand, but now he is following in her footsteps and says that he is lucky to be in a position to make a difference.

Pangeran Harry mengakui bahwa perannya sebagai anggota keluarga kerajaan adalah sulit untuknya ketika Ibunya, Puti Diana, meninggal dunia pada tahun 1997. Dia ingin untuk mengabaikannya, namun dia sekarang mengikuti langkahnya dan berkata bahwa ia beruntung untuk berada di posisi untuk membuat perubahan.

He opened up in a documentary about how Africa changed his life forever when he went to Botswana in 1997 and he fell in love with Africa. To him, Africa is an escape and he can use his name and position for good over there.

Dia mengutarakan segalanya pada sebuah documenter tentang bagaimana Afrika mengubah kehidupannya ketika ia pergi ke Bostwana pada tahun 1997 dan dia jatuh cinta pada Afrika. Baginya, Afrika adalah tempat untuk melarikan diri dan dia bisa menggunakan namanya dan posisinya untuk sebuah kebaikan disana.

In Lesotho, Prince Harry co-founded Sentebale, a charity that helps young people who are affected by HIV and AIDS. He explained that the young people need the medication to live, but furthermore, the organisation provides education and empowerment to help them make decisions, which are all things that they need for improved quality of life.

Di Lesotho, Pangeran Harry berkerja sama membangun SEntebale, sebuah penggalangan dana yang membantu orang-orang musa yang terinfeksi HIV dan AIDS. Dia menjelaskan bahwa generasi muda membutuhkan pengobatan untuk hidup, namun lebih jauhnya, organisasi ini menyediakan pendidikan dan dukungan serta bantuan untuk membantu mereka dalam membuat keputusan, yang mana segalanya yang mereka butuhkan untuk meningkatkan kualitas hidup.

Read more: http://www.newsinlevels.com/products/prince-harry-in-africa-level-3/