Borneo Jazz Festival 2016 di Buka dengan Tree Planting di Piasau Nature Reserve

Kamis pagi (12/05), pukul 07.15 semua artis dan media serta official Borneo Jazz Festival sudah berkumpul di lobby hotel Park Everly City Miri untuk mengikuti acara tree planting sebagai bagian dari acara pembukaan Borneo Jazz festival ke 11. Seperti beberapa tahun sebelumnya tree planting oleh Sarawak Tourism Board dilaksanakan di Piasau Board Club dan lokasi yang digunakan merupakan bagian dari Piasau Nature Reserve (PNR).

Ada beberapa tamu VIP yang sudah hadir di sini untuk mengikuti acara tree planting. Datuk Lee Kim Shin (Anggota senator Miri), Datuk Sebastian Ting (anggota dewan Miri), Antonio Kathi Galis (Miri Resident), Datuk Ik Pahon Joyik (STB Chief Executive), Jonatjan Jolly (Senior Manager Goverment Relations Shell Malaysia), Abang Arabi Abang Aman (Sarawak Forestry Regional Manager) dan diikuti oleh artis, awak media dari berbagai negara dan tamu yang lain. Jumlahnya mencapai 120 orang.

DSC00470
Ada 60 pohon yang ditanam, jenisnya juga bermacam-macam. Ada pohon Ranggu/sentang, bungkang dan kasai. Tanaman ini di tanam untuk membantu pengembangan Piasau Nature Reserve demi kelangsungan hidup hewan-hewan yang ada di taman ini. Tanaman ini diharapkan nantinya bisa tumbuh dan memberi makan terutama bagi burung enggang yang masih hidup di taman ini.

Lee Kim Shin menyampaikan bahwa program yang dilaksanakan oleh Sarawak Tourism Board (STB) untuk program penghijauan dan memberikan efek yang baik demi peningkatan kunjungan turis di Miri khususnya ke Piasau Nature Reserve. Ditambahkan pula PNR ingin dijadikan sebagai ikon wisata taman hijau di negeri Miri. Tree planting sendiri yang dilakukan saat ini merupakan salah satu cara untuk menunjang program ini. Diharapkan pula dengan banyaknya hutan hijau akan meningkatkan jumlah flora dan fauna khususnya burung enggang yang menjadi burung yang dilindungi dan menjadi tujuan wisata.

Tidak hanya acara tree planting, kedepannya akan ada seminar dan konferensi yang membicarakan penghijauan dan akan sepenuhnya di dukung oleh PNR. Tujuannya satu, untuk menjaga lingkungan dan meningkatkan kepedulian. Masyarakat dunia harus mampu memberikan apreasiasi terhadap gerakan penghijauan seperti ini. Mungkin dampak langsungnya tidak bisa dirasakan langsung sekarang tapi nanti untuk anak cucu.

Piasau Nature Reserve sendiri awalnya dinamakan Piasau Camp yang digunakan sebagai tempat tinggal pekerja Shell dan akhirnya dirubah fungsinya menjadi cagar alam di tahun 2014 dan kemudian dijadikan lahan konservasi untuk burung enggang dan kehidupan liar. Di sini ada 17 spesies hewan yang dilindungi oleh Wildlife Protection Ordinance. Totalnya ada 45 burung, 3 mamalia, 5 amphibi, 12 hewan melata, 10 kupu-kupu dan ada 107 tanaman yang dilestarikan di PNR.

DSC00476

Penyelenggara program ini, Sarawak Tourism Board juga selalu mengadakan program CSR (Corporate Social Responsibility) berupa gerakan penghijauan penanaman pohon diberbagai lokasi setiap tahunnya. Seperti tahun lalu, penanaman pohon akan di lakukan di Piasau Boat Club, Miri. Acara yang menjadi agenda wajib ini akan memberikan kesempatan pada tamu undangan, pengisi acara serta awak media untuk menanam sendiri pohonnya yang nantinya keberadaan lokasinya dapat di cek menggunakan teknologi GPS.
DSC00495

Malam ini, 13 Mei 2016 di Borneo Jazz Festival akan ada penampilan O Sister! dari Spanyol, A.P.I dari Malaysia-India, Yuichiro Tokuda’s RALYZZDIG dari Jepang dan Manou Gallo Groove Orchestra dari Ivory Coast/Belgium.

Jangan lupa untuk membeli tiket masuknya. Dewasa (untuk 1 hari) RM100.00 (On Gate), Dewasa (untuk 2 hari) RM180.00 (On Gate), Anak (untuk 1 hari) RM50.00 (On Gate), Anak (untuk 2 hari) RM80.00 (On Gate) Sedangkan paket keluarga (2 Dewasa + 2 tiket anak) RM200.00 (On Sale). Jika ingin membeli tiket pintu gerbang, gunakan uang dalam bentuk Ringgit Malaysia (MYR). Anda juga dapat membeli tiket secara online. Jika ada pertanyaan silakan menghubungi email stb@sarawaktourism.com. Jika telah membeli tiket secara online, silakan mencetak E-Ticket dan membawanya ke pintu masuk dan pastikan barcode dicetak dengan benar. Tiket akan di tukarkan dengan gelang tangan setelah menukarkan e-Tiket di gerbang masuk