Cap Go Meh Semarak

Warta Volare Edisi 4 Maret 2015

Pontianak – Naga kuning meliuk-liuk, Barangsai warna senada dengan renda merah yang khas juga tampak terengah enggah saat kedua mahluk yang dianggap sakrai ini meramaikan sejumlah kawasan di Kota Pontianak.

Naga dan Barongsai merupakan dua hewan yang kental dengan budaya masyarakat Tionghwa ini. Bagaimana tidak, saat perayaan Imlek dan Cap Go Meh dua hewan itu selalu ada.

Di Pontianak, perayaan Cap Go Meh cukup meriah. Perayaan puncak Imlek ini nantinya akan memaradekan sejumlah Naga, Barongsai dengan aksinya.

Bahkan, tak segan Barongsai yang dimainkan anak-anak muda ini kerap meminta ampao ke sejumlah warga, terutama para pejabat daerah dan tokoh masyarakat.

Afung (23) pemain Barongsai mengakui bangga karena ia ikut terlibat memainkan Barongsai di acara Cap Go Meh ini.

“Suatu kebanggan saya bisa main barongsai. Ini adat istiadat kalau pas Imlek akan ada pertunjukan Barongsai sebagai simbol mengusir hal-hal jahat sehingga menjadi makmur,” paparnya.

Sementara warga Kota Pontianak, terlihat antusias melihat atraksi Naga dan Barongsai ini.

Seperti diungkapkan Yuni (31). Ia dan keluarganya sengaja datang hanya untuk melihat pertunjukkan Naga dan Barongsai.

“Kan jarang-jarang juga, setahun sekali. Anak-anak saya suka melihat Barongsai. Ini bagus yaa even nya karena mengangkat kebudayaan lokal,” ungkapnya.

Ia pun berharap, perayaan Imlek di Kota Pontianak bisa lebih meriah seperti di Singkawang.

“Kurang meriah sih tapi ketimbang tidak ada hiburan. Tapi kita berharap perayaannya bisa lebih heboh, meriah biar makin banyak yang datang, kenal lalu datang ke perayaan kebudayaan seperti ini,” ucapnya. (sis)