Dukung Program Percepatan Sambungan Pelanggan PDAM

Pontianak – Ketua DPRD Kota Pontianak, Satarudin mendukung program percepatan sambungan pelanggan baru PDAM Tirta Khatulistiwa di seluruh wilayah Pontianak, termasuk di Kecamatan Pontianak Utara.

“Saat ini, sudah ada program dari pemerintah pemasangan air PDAM secara gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), itu adalah salah satu untuk meningkatkan pelanggan PDAM, sehingga perlu disosialisasikan oleh instansi terkait,” katanya.

Selain itu, menurut dia, saat ini perkembangan perumahan di Kota Pontianak sangat tinggi, sehingga menjadi pangsa pasar bagi PDAM dalam mencapai target tersebut,” kata Satarudin.

Sebelumnya, Walikota Pontianak, Sutarmidji meminta para Ketua RT/RW untuk mendata warganya yang belum mendapat sambungan air PDAM. Masih adanya warga yang belum bisa menikmati air PDAM lantaran belum terpasangnya pipa tersier di sejumlah gang. Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak tengah menyiapkan program pemasangan pipa tersier bagi seluruh gang yang ada di Kota Pontianak.

Ia menyebut, dibutuhkan dana sekitar Rp 60 – 80 juta per gang yang panjangnya mencapai 300 meter untuk menyediakan pipa tersier bagi distribusi air PDAM ke rumah-rumah warga. Saat ini, lanjut Sutarmidji, produksi air bersih PDAM sudah mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Pontianak.

“Saya maunya dalam masa dua tahun, seluruh gang se-Kota Pontianak sudah ada jalur air bersih,” ucapnya.

Terhambatnya distribusi air ke rumah warga, lanjut Sutarmidji, disebabkan kebocoran pipa-pipa yang ada. Bocornya sejumlah pipa juga menyebabkan air yang dialirkan ke pipa-pipa tersebut bercampur dengan air tanah sehingga kurang jernih. Padahal, air yang diproduksi dari distribusi induk di PDAM itu bersih.

“Kalau soal bersih, saya pastikan air yang diproduksi dari PDAM itu bersih, hanya disebabkan banyak kebocoran pipa sehingga air yang dialirkan ke pipa itu bercampur dengan air tanah,” jelasnya. (Wati Susilawati)