Earl Klugh

Selama lebih dari tiga dekade, master gitar, Earl Klugh disebut sebagai “a prodigy” dan “groundbreaker”, salah satu figur dari jazz kontemporer. Album The Spice of Life (2008) yang dirilis independen melalui label miliknya Koch, ia mendapat nominasi ke-2nya setelah 12 tahun berkarir. Menyusul dari album masterpiece di 2005 miliknya, Naked Guitar. Album The Spice of Life didukung oleh flautist Hubert Laws, dan dengan aransemen oleh dua orkestrator legendari seperti Don Sebesky dan Eddie Horst.

Earl belajar piano saat berusia 3 tahun, kemudian gitar di usia 10 tahun. Saat remaja ia dibuat kagum oleh permainan gitar Chet Atkins yang ia lihat di variety show Perry Como. Dengan cepat, di usia 13 tahun Earl mempelajari gaya bermain Chet Atkins dari lusinan albumnya.

Bekerja di toko musik lokal dan kerap mendatangi landmark jazz Detroit, Baker’s Keyboard Lounge, bersama ibunya. Dari sinilah ia menemukan ketertarikan terhadap musik jazz. George Benson adalah mentor pertamanya, Earl bekerja dengan bandnya saat ia baru 17 tahun. Dari George jugalah ia berhasil mendapatkan kontrak rekaman untuk debut albumnya Earl Klugh (1976) oleh label Blue Note. Masih di Detroit, ia bertemu dengan pianis Bill Evans, saksofonis hebat seperti Yusuf Lateef yang kelak bermain dalam dua albumnya.

Earl pernah menolak tawaran Stevie Wonder untuk bergabung dalam turnya, alasannya adalah ingin fokus dalam karir musiknya sendiri.

Wes Montgomery ke Sergio Mendez, musik jazz dan gitar klasik Brazil, Argentina dan Spanyol, lagu-lagu pop Burt Bacharach, the Beatles, pop folk awal 60an sampai The Funk Brothers session band legendaris Motown yang memberikannya banyak pengaruh sewaktu ia masih muda.

Dalam beberapa tahun, Earl mengadakan tur di hampir tiap benua dengan musik jazz, musisi legendaris dan untuk kegiatan sosial global. Musisi yang ikut seperti George Duke, Stanley Clarke, Al Jarreau, Bob James, Patti Austin dan Ravi Coltrane. Earl telah dua kali mengadakan tur ke India yang disponsori oleh US. State Department dan The Thelonious Monk Institute of Jazz. Menerima penghargaan pada 2008, Best Jazz Concert, oleh Pittsburgh Post-Gazette dan New York Times menyebutnya sebagai gitaris dengan teknik permainan tanpa cela.

Permainan simfoninya hadir dalam katalog oleh pemenang Grammy seperti, Don Sebesky, Dave Grusin, Johnny Mandel dan Clare Fischer.

Earl telah merekam lebih dari 30 album dengan penjualan “multi-million” sepanjang karirnya, 23 diantaranya berhasil masuk Top 10, 5 diantaranya menjadi album no 1 di Billboard’s Jazz Album. Dinominasikan sebanyak 12 kali di Grammy, untuk kategori Jazz Fusion, Best Arrangement and Pop Instrumentals, dan ia memenangkan Grammy untuk kategori Bes Pop Instrumental Performance di tahun 1980 dalam album multi-million-selling, One on One with Bob James. Di Eropa ia memenangkan Edison Award (Grammy Award-nya Eropa) di tahun 1987.

Album pertama dan keduanya, Naked Guitar dan The Spice of Life, dinominasikan untuk Best Pop Instrumental Album. Album Collaboration (1987) yang ia buat bersama George Benson, mendapat sertifikat emas dari RIAA.

Sebagai komposer dan penulis lagu, Earl juga disebut dalam rekaman Aretha Franklin, Jamie Foxx, Roberta Flack, Mary J. Blige, Kenny Loggins, Al Jarreau dan masih banyak lagi. Ia juga diundang untuk tampil sebagai “guest artist” oleh pengagumnya seperti Jimmy Buffett, Kenny Loggins, Brenda Russell, Stevie Wonder, Miles Davis dan McCoy Tyner. Permainan musik gitarnya juga bisa didengar dalam beberapa film, seperti “How to Beat the High Cost of Living”, “Marvin and Tige” dan “Just Between Friends”. Berkesempatan tampil di The Tonight Show, Late Night featuring David Letterman, The Today Show dan Good Morning America.

Meski menuai banyak pujian sepanjang karirnya, Earl Klugh yakin bahwa tidak ada level tertinggi memainkan gitar. Dalam wawancara tahun 2005 oleh Modern Guitars, Earl mengatakan adalah kenikmatan mencari hal-hal baru untuk dimainkan setiap hari dan bagaimana memainkannya.

(sumber)