<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Radio Volare Pontianak - Power of CommunicationRadio Volare Pontianak - Power of Communication | Radio Volare Pontianak - Power of Communication</title>
	<atom:link href="http://www.volarefm.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.volarefm.com</link>
	<description>Power of Communication</description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 May 2012 13:06:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Jika Pasar Tradisional di Kota Pontianak Dijadikan Objek Pariwisata</title>
		<link>http://www.volarefm.com/2012/05/pasar-tradisional-objek-wisata/</link>
		<comments>http://www.volarefm.com/2012/05/pasar-tradisional-objek-wisata/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 May 2012 13:06:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>timwarta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta 3]]></category>
		<category><![CDATA[objek wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Tradisional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.volarefm.com/?p=7625</guid>
		<description><![CDATA[Sarapan Bersama Bung Rima &#8211; 19 Mei 2012 &#160; Pemerintah Kota Pontianak berencana membangun Pasar Tengah dan Pasar Parit Besar yang merupakan pasar tradisional pertama dan tertua di kota Pontianak  menjadi objek pariwisata. Rencana ini pernah disampaikan oleh walikota Pontianak, Sutarmidji ketika menjadi pembicara diskusi “Penataan dan Pengelolaan Pasar Tradisional di Kota Pontianak”, pada 10 Mei 2012 lalu. &#160; Seperti yang disampaikan oleh Walikota Pontianak, rancangan bangunan Pasar Tengah dan Pasar Parit Besar dilakukan pada tahun ini dan rencananya tahun 2013 pembangunannya sudah dapat dimulai dengan anggaran dana sekitar 30 Milyar Rupiah. Bangunan pasar tersebut nantinya bernuansakan khas kota Pontianak. Terkait hal itu Ketua Komisi A DPRD Kota Pontianak, M. Fauzie menyatakan pihaknya menyambut baik akan wacana pemkot Pontianak.  Pihaknya juga sudah meminta pendapat para pedagang dan rata-rata menyatakan setuju. Meskipun demikian, pihaknya berharap agar tidak ada permasalahan seperti yang terjadi di pasar Flamboyan. M.Fauzie mengatakan saat menyampaikan rencana pemkot tersebut, ada aspirasi masyarakat agar bangunan pasar tidak bertingkat. Karena berdasarkan pengalaman lalu, hampir semua pasar tradisional yang selama ini dibuat bertingkat tidak digunakan oleh pedagang. Apa yang disampaikan oleh M. Fauzie dibenarkan oleh Sudihartono satu diantara pedagang di Pasar Parit Besar. Menurut Sudihartono, pedagang setuju dengan rencana pemkot tersebut. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sarapan Bersama Bung Rima &#8211; 19 Mei 2012</strong></p>
<p>&nbsp;</p>

<div><a rel="attachment wp-att-7627" href="http://www.volarefm.com/2012/05/pasar-tradisional-objek-wisata/pasar-tradisional-wisata/"><img class="alignleft size-medium wp-image-7627" src="http://www.volarefm.com/wp-content/uploads/2012/05/pasar-tradisional-wisata-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a>Pemerintah Kota Pontianak berencana membangun Pasar Tengah dan Pasar Parit Besar yang merupakan pasar tradisional pertama dan tertua di kota Pontianak  menjadi objek pariwisata. Rencana ini pernah disampaikan oleh walikota Pontianak, Sutarmidji ketika menjadi pembicara diskusi <strong>“Penataan dan Pengelolaan Pasar Tradisional di Kota Pontianak”</strong>, pada 10 Mei 2012 lalu.</div>
<p>&nbsp;</p>

<div>Seperti yang disampaikan oleh Walikota Pontianak, rancangan bangunan Pasar Tengah dan Pasar Parit Besar dilakukan pada tahun ini dan rencananya tahun 2013 pembangunannya sudah dapat dimulai dengan anggaran dana sekitar 30 Milyar Rupiah. Bangunan pasar tersebut nantinya bernuansakan khas kota Pontianak.</div>
<p><br />Terkait hal itu Ketua Komisi A DPRD Kota Pontianak, M. Fauzie menyatakan pihaknya menyambut baik akan wacana pemkot Pontianak.  Pihaknya juga sudah meminta pendapat para pedagang dan rata-rata menyatakan setuju. Meskipun demikian, pihaknya berharap agar tidak ada permasalahan seperti yang terjadi di pasar Flamboyan.</p>
<div><br />M.Fauzie mengatakan saat menyampaikan rencana pemkot tersebut, ada aspirasi masyarakat agar bangunan pasar tidak bertingkat. Karena berdasarkan pengalaman lalu, hampir semua pasar tradisional yang selama ini dibuat bertingkat tidak digunakan oleh pedagang.</div>
<p><br />Apa yang disampaikan oleh M. Fauzie dibenarkan oleh Sudihartono satu diantara pedagang di Pasar Parit Besar.</p>
<div><br />Menurut Sudihartono, pedagang setuju dengan rencana pemkot tersebut. Namun pedagang menginginkan agar bangunan pasar nantinya tidak bertingkat atau biasa saja. Hal itu dikarenakan pedagang enggan untuk menempati lantai atas. Seperti yang terjadi pada Pasar Kapuas Besar,Pasar Kapuas Indah,dan Pasar Mawar.<br /><br /><br />
<div>Jika Sudihartono tidak menginginkan bangunan pasar bertingkat, lain pula dengan Maksum satu diantara pedagang di Pasar Tengah.</div>
</div>
<div><br /><br />Maksum setuju jika pasar tengah dan parit besar dijadikan objek pariwsata. Bahkan dia juga setuju jika bangunan pasar dibangun tingkat dua. Menurutnya para pedagang juga mengharapkan agar rencana pemkot Pontianak dapat segera direalisasikan.</div>
<p><br />Meskipun Maksum setuju dengan rencana pemerintah pemkot, namun menurutnya harus ada biaya penggantian dari pihak pemerintah kota kepada pedagang.</p>
<div><br />Sementara itu Adi yang juga pedagang di Pasar Parit Besar, setuju akan rencana pemerintah tersebut. Dia menilai rencana itu sangat baik agar pasar dapat tertata dengan rapi.</div>
<p><br />Jika para pedagang menyambut baik akan rencana pembangunan Pasar Tengah dan Pasar Parit Besar menjadi objek pariwisata, begitu pula dengan para pembeli.</p>
<div><br />Seperti yang diungkapkan oleh Ibu Hani. Menurut Ibu Hani, rencana pemerintah tersebut bagus malah bisa mendatangkan wisatawan dari luar negeri.</div>
<p><br />Supaya pasar nyaman dilalui pejalan kaki, pemerintah kota berencana setiap lorong akan dipasangi canopy. Sehingga para pedagang kali lima (PKL) dapat menggelar dagangannya dengan mudah, aman, dan rapi.</p>
<p>&nbsp;</p>

<p>&nbsp;</p>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.volarefm.com/2012/05/pasar-tradisional-objek-wisata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kontrol Ekploitasi Alam Melalui Pemberlakukan Bea Keluar</title>
		<link>http://www.volarefm.com/2012/05/kontrol-ekploitasi-alam-melalui-pemberlakukan-bea-keluar/</link>
		<comments>http://www.volarefm.com/2012/05/kontrol-ekploitasi-alam-melalui-pemberlakukan-bea-keluar/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 May 2012 08:22:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>timwarta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta 3]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[eksploitasi alam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.volarefm.com/?p=7618</guid>
		<description><![CDATA[Warta 3 &#8211; 18 Mei 2012 &#160; Pemberlakuan bea keluar (BK) sebesar 20 persen terhadap ekspor tambang mentah, sejalan dengan strategi pemerintah untuk menjaga agar tidak terjadi eksploitasi maupun produksi yang berlebihan. Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Perekonomian Indonesia, Hatta Rajasa. Hatta Rajasa mengatakan pemberlakukan bea keluar tersebut juga untuk memberikan rasa keadilan agar dana yang diterima dari sumber daya alam yang tidak bisa diperbaharui dapat pemerintah salurkan guna pengembangan sumber daya manusia serta pengembangan ekonomi masyarakat berbasis kepada sumber daya alam yang dapat diperbaharui.  Misalnya  perikanan dan pertanian. &#160; Hatta Rajasa menambahkan sekarang ini masih banyak terjadi kecurangan baik dalam pembayaran royalti maupun laporan terhadap volume produksi. Sehingga dengan adanya kebijakan bea keluar tersebut tidak hanya sekadar bea keluar. Melainkan juga sebagai kontrol terhadap volume produksi yang diekspor. Dengan demikian, pihaknya dapat menjaga kelestarian alam apakah terjadi ekploitasi atau produksi yang berlebihan. &#160;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Warta 3 &#8211; 18 Mei 2012</strong></p>
<p>&nbsp;</p>

<div><a rel="attachment wp-att-7622" href="http://www.volarefm.com/2012/05/kontrol-ekploitasi-alam-melalui-pemberlakukan-bea-keluar/tambang-2/"><img class="alignleft size-medium wp-image-7622" src="http://www.volarefm.com/wp-content/uploads/2012/05/tambang-2-300x230.jpg" alt="" width="300" height="230" /></a>Pemberlakuan bea keluar (BK) sebesar 20 persen terhadap ekspor tambang mentah, sejalan dengan strategi pemerintah untuk menjaga agar tidak terjadi eksploitasi maupun produksi yang berlebihan. Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Perekonomian Indonesia, Hatta Rajasa.</div>
<div></div>
<div><br />Hatta Rajasa mengatakan pemberlakukan bea keluar tersebut juga untuk memberikan rasa keadilan agar dana yang diterima dari sumber daya alam yang tidak bisa diperbaharui dapat pemerintah salurkan guna pengembangan sumber daya manusia serta pengembangan ekonomi masyarakat berbasis kepada sumber daya alam yang dapat diperbaharui.  Misalnya  perikanan dan pertanian.</div>
<p>&nbsp;</p>

<div>Hatta Rajasa menambahkan sekarang ini masih banyak terjadi kecurangan baik dalam pembayaran royalti maupun laporan terhadap volume produksi. Sehingga dengan adanya kebijakan bea keluar tersebut tidak hanya sekadar bea keluar. Melainkan juga sebagai kontrol terhadap volume produksi yang diekspor. Dengan demikian, pihaknya dapat menjaga kelestarian alam apakah terjadi ekploitasi atau produksi yang berlebihan.</div>
<p>&nbsp;</p>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.volarefm.com/2012/05/kontrol-ekploitasi-alam-melalui-pemberlakukan-bea-keluar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Masyarakat Adat Diperbolehkan Kelola Kawasan Hutan Adat</title>
		<link>http://www.volarefm.com/2012/05/masyarakat-adat-diperbolehkan-kelola-kawasan-hutan-adat/</link>
		<comments>http://www.volarefm.com/2012/05/masyarakat-adat-diperbolehkan-kelola-kawasan-hutan-adat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 May 2012 08:18:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>timwarta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta 3]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kehutanan]]></category>
		<category><![CDATA[Hutan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.volarefm.com/?p=7614</guid>
		<description><![CDATA[Warta 3 &#8211; 18 Mei 2012 Menteri Kehutanan RI, Zulkifli Hasan mengungkapkan apabila ada perusahaan masuk kawasan hutan tanpa izin serta tanpa prosedural  yang jelas terutama pada hutan lindung maupun kawasan konservasi alam dapat dijerat Pasal 50 Ayat 3 Undang-Undang (UU) RI Nomor 41 Tahun 1999, tentang Kehutanan, dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun. Menurut Zulkifli Hasan, ada beberapa perusahaan di Kalimantan Barat yang diduga melakukan pelanggaran terhadap kawasan hutan lindung dan kawasan konservasi.  Pihaknya juga sudah menurunkan tim gabungan yang terdiri kepolisian, kejaksaan, kementerian kehutanan, dan termasuk satgas guna melakukan pengecekan dan pemeriksaan. Sementara untuk perlindungan hutan adat di Kalimantan Barat, menurut Zulkifli Hasan, masyarakat adat diperbolehkan untuk mengelolanya. Namun harus diajukan terlebih dahulu oleh pemerintah daerah. &#160; Zulkifli Hasan menambahkan masyarakat juga diperbolehkan untuk mengelola kawasan hutan yang tidak bergambut atau sudah kritis baik itu untuk ditanami karet atau tanaman lainnya. Pengelolaan kawasan hutan yang dilakukan oleh masyarakat dalam bentuk hutan tanaman rakyat tersebut sudah menjadi program yang diprioritaskan pihaknya.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Warta 3 &#8211; 18 Mei 2012</strong></p>
<p><strong><br /></strong></p>
<div><a rel="attachment wp-att-7615" href="http://www.volarefm.com/2012/05/masyarakat-adat-diperbolehkan-kelola-kawasan-hutan-adat/hutan-adat/"><img class="alignleft size-medium wp-image-7615" src="http://www.volarefm.com/wp-content/uploads/2012/05/hutan-adat-300x217.jpg" alt="" width="300" height="217" /></a>Menteri Kehutanan RI, Zulkifli Hasan mengungkapkan apabila ada perusahaan masuk kawasan hutan tanpa izin serta tanpa prosedural  yang jelas terutama pada hutan lindung maupun kawasan konservasi alam dapat dijerat Pasal 50 Ayat 3 Undang-Undang (UU) RI Nomor 41 Tahun 1999, tentang Kehutanan, dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun.</div>
<div></div>
<div></div>
<div>Menurut Zulkifli Hasan, ada beberapa perusahaan di Kalimantan Barat yang diduga melakukan pelanggaran terhadap kawasan hutan lindung dan kawasan konservasi.  Pihaknya juga sudah menurunkan tim gabungan yang terdiri kepolisian, kejaksaan, kementerian kehutanan, dan termasuk satgas guna melakukan pengecekan dan pemeriksaan.</div>
<div></div>
<div></div>
<div>Sementara untuk perlindungan hutan adat di Kalimantan Barat, menurut Zulkifli Hasan, masyarakat adat diperbolehkan untuk mengelolanya. Namun harus diajukan terlebih dahulu oleh pemerintah daerah.</div>
<p>&nbsp;</p>

<div>Zulkifli Hasan menambahkan masyarakat juga diperbolehkan untuk mengelola kawasan hutan yang tidak bergambut atau sudah kritis baik itu untuk ditanami karet atau tanaman lainnya. Pengelolaan kawasan hutan yang dilakukan oleh masyarakat dalam bentuk hutan tanaman rakyat tersebut sudah menjadi program yang diprioritaskan pihaknya.</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.volarefm.com/2012/05/masyarakat-adat-diperbolehkan-kelola-kawasan-hutan-adat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Volare Rock &#8211; 14 Mei 2012</title>
		<link>http://www.volarefm.com/2012/05/volare-rock-14-mei-2012/</link>
		<comments>http://www.volarefm.com/2012/05/volare-rock-14-mei-2012/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 May 2012 01:42:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>volare</dc:creator>
				<category><![CDATA[Volare Rock]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.volarefm.com/?p=7602</guid>
		<description><![CDATA[Chart &#38; Hosted by: Galih WahyudiCatch the chart show every Wednesday at 8 pm (Video) TW LW WOC Song Title Artist 1 2 5 Piss Pantera 2 4 4 Lost In Forever P.O.D 3 1 5 Fire From The Sky Shadows Fall 4 6 3 Cry Thunder Dragon Force 5 3 6 Revival Mode Every Time I Die 6 7 2 Recharger Fear Factory 7 0 1 Tragedi Seringai Chart worthy: Recharger – Fear Factory]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[
<p style="text-align: left;"><em>Chart &amp; Hosted by: Galih Wahyudi<br />Catch the chart show every Wednesday at 8 pm</em></p>
<p style="text-align: left;"><em><a rel="attachment wp-att-7603" href="http://www.volarefm.com/2012/05/volare-rock-14-mei-2012/panterapiss/"><img class="aligncenter size-full wp-image-7603" title="panterapiss" src="http://www.volarefm.com/wp-content/uploads/2012/05/panterapiss.jpg" alt="" width="300" height="300" /></a></em></p>
<p style="text-align: left;"><em> </em></p>
<p style="text-align: left;"><em> </em></p>
<p style="text-align: center;"><em> </em></p>
<div style="text-align: center;"><strong><span style="font-weight: normal;"><a href="http://www.youtube.com/watch?v=yeVJguP_T40&amp;ob=av2e">(Video)</a></span></strong></div>
<p><em> </em> <em> </em> <em> </em> <em> </em></p>
<table border="0" cellspacing="1" cellpadding="2" width="100%">
<tbody>
<tr class="headerred">
<td width="30">
<div>TW</div></td>
<td class="data3" width="30">
<div>LW</div></td>
<td class="data3" width="40">
<div>WOC</div></td>
<td class="data3">
<div>Song Title</div></td>
<td class="data3" width="250">
<div>Artist</div></td>
</tr>
<tr class="row1">
<td>
<div>1</div></td>
<td>
<div>2</div></td>
<td>
<div>5</div></td>
<td>
<div>
<div><span style="white-space: pre;"><span style="white-space: normal;"><span style="white-space: pre;"><span style="white-space: normal;"><span style="white-space: pre;">Piss </span></span></span></span></span></div>
</div></td>
<td>
<div><span style="white-space: pre;"><span style="white-space: normal;"><span style="white-space: pre;"><span style="white-space: normal;"><span style="white-space: pre;">Pantera </span></span></span></span></span></div></td>
</tr>
<tr class="row2">
<td>
<div>2</div></td>
<td>4</td>
<td>4</td>
<td><span style="white-space: pre;">Lost In Forever</span></td>
<td>
<div><span style="white-space: pre;">P.O.D</span></div></td>
</tr>
<tr class="row1">
<td>3</td>
<td>
<div>1</div></td>
<td>5</td>
<td><span style="white-space: pre;">Fire From The Sky </span></td>
<td><span style="white-space: pre;">Shadows Fall</span></td>
</tr>
<tr class="row2">
<td>4</td>
<td>6</td>
<td>3</td>
<td><span style="white-space: pre;">Cry Thunder </span></td>
<td>
<div><span style="white-space: pre;">Dragon Force</span></div></td>
</tr>
<tr class="row1">
<td>
<div>5</div></td>
<td>3</td>
<td>6</td>
<td><span style="white-space: pre;">Revival Mode </span></td>
<td><span style="white-space: pre;">Every Time I Die </span></td>
</tr>
<tr class="row2">
<td>
<div>6</div></td>
<td>7</td>
<td>2</td>
<td>
<div>
<div id="_mcePaste"><span style="white-space: pre;">Recharger </span></div>
</div></td>
<td><span style="white-space: pre;">Fear Factory</span></td>
</tr>
<tr class="row1">
<td>
<div>7</div></td>
<td>
<div>0</div></td>
<td>
<div>1</div></td>
<td>
<div><span style="white-space: pre;">Tragedi </span></div></td>
<td><span style="white-space: pre;">Seringai</span></td>
</tr>
</tbody></table>
<p><strong><span style="color: #888888;">Chart worthy:<br /></span></strong></p>
<p>Recharger – Fear Factory</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.volarefm.com/2012/05/volare-rock-14-mei-2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PU Kota Pontianak Sarankan Pemilik Ruko Bangun Saluran Air</title>
		<link>http://www.volarefm.com/2012/05/pu-kota-pontianak-sarankan-pemilik-ruko-bangun-saluran-air/</link>
		<comments>http://www.volarefm.com/2012/05/pu-kota-pontianak-sarankan-pemilik-ruko-bangun-saluran-air/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 May 2012 08:37:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>timwarta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta 3]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pekerjaan Umum]]></category>
		<category><![CDATA[saluran air]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.volarefm.com/?p=7587</guid>
		<description><![CDATA[Warta 3 &#8211; 17 Mei 2012 &#160; Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengungkapkan kesadaran masyarakat masih rendah untuk tidak menutup parit terutama ketika membangun ruko. Diungkapkannya, ada beberapa ruko di Jalan Panglima Aim tidak menyediakan fasilitas saluran pembungan air.Agar air mengalir dengan baik, Edi menyarankan kepada pemilik ruko untuk menyediakan fasilitas saluran pembungan air. Hal itu dilakukan agar limpahan air tidak meluber ke jalan. Menurutnya, selama ini pemilik ruko menganggap tidak penting akan penyediaan saluran pembuangan air. Sehingga begitu hujan disertai air pasang, jalanan menjadi tergenang. Edi menambahkan, akibat tergenang air, kondisi jalan menjadi cepat rusak. Pihaknya sudah menghimbau kepada pemilik ruko agar menyediakan fasilitas saluran pembungan air. Namun himbauan tersebut tidak dipedulikan. Oleh karena itu dia menegaskan akan membongkar secara paksa pondasi beton yang telah dibangun pemilik ruko agar air dapat mengalir dengan baik. &#160;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Warta 3 &#8211; 17 Mei 2012</strong></p>
<p>&nbsp;</p>

<div><a rel="attachment wp-att-7593" href="http://www.volarefm.com/2012/05/pu-kota-pontianak-sarankan-pemilik-ruko-bangun-saluran-air/saluran-air-3/"><img class="alignleft size-medium wp-image-7593" src="http://www.volarefm.com/wp-content/uploads/2012/05/saluran-air2-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengungkapkan kesadaran masyarakat masih rendah untuk tidak menutup parit terutama ketika membangun ruko. Diungkapkannya, ada beberapa ruko di Jalan Panglima Aim tidak menyediakan fasilitas saluran pembungan air.<br /><br />Agar air mengalir dengan baik, Edi menyarankan kepada pemilik ruko untuk menyediakan fasilitas saluran pembungan air. Hal itu dilakukan agar limpahan air tidak meluber ke jalan. Menurutnya, selama ini pemilik ruko menganggap tidak penting akan penyediaan saluran pembuangan air. Sehingga begitu hujan disertai air pasang, jalanan menjadi tergenang.</div>
<p><br />Edi menambahkan, akibat tergenang air, kondisi jalan menjadi cepat rusak. Pihaknya sudah menghimbau kepada pemilik ruko agar menyediakan fasilitas saluran pembungan air. Namun himbauan tersebut tidak dipedulikan. Oleh karena itu dia menegaskan akan membongkar secara paksa pondasi beton yang telah dibangun pemilik ruko agar air dapat mengalir dengan baik.</p>
<p>&nbsp;</p>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.volarefm.com/2012/05/pu-kota-pontianak-sarankan-pemilik-ruko-bangun-saluran-air/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Stakeholder Pengaruhi Keberhasilan Pembangunan Ekonomi Rakyat</title>
		<link>http://www.volarefm.com/2012/05/stakeholder-pengaruhi-keberhasilan-pembangunan-ekonomi-rakyat/</link>
		<comments>http://www.volarefm.com/2012/05/stakeholder-pengaruhi-keberhasilan-pembangunan-ekonomi-rakyat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 May 2012 08:31:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>timwarta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta 3]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[MP3EI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.volarefm.com/?p=7586</guid>
		<description><![CDATA[Warta 3 &#8211; 17 Mei 2012 Pembangunan ekonomi harus berbasis kepada komuniti dan masyarakat juga harus bergerak. Kemudian pemerintah memberikan pengarahan agar inspirasi dan kekuatan masyarakat untuk bergerak maju bisa terarahkan. Dari hal itu dapat mempercepat pembangunan sebagaimana yang direncanakan dalam Masterplan Percepatan Dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) 2011-2025. Demikian yang disampaikan oleh Menteri Koordinator Perekonomian Indonesia, Hatta Rajasa, saat meresmikan kantor baru bupati Kabupaten Kubu Raya, tadi pagi. Hatta Rajasa mengatakan, keberhasilan pembangunan ekonomi dapat dicapai apabila pemangku kepentingan (Stakeholder) merasa terlibat. Sehingga pembangunan tersebut dapat dirasakan oleh masyarakat. Hatta Rajasa mengharapkan strategi pembangunan ekonomi di dalam MP3EI itu dapat dikembangkan guna mempercepat pembangunan ekonomi rakyat Indonesia. Saat ini, pembangunan tersebut masih banyak yang terbelakang walaupun Indonesia sekarang ini berada pada tahapan transformasi pembangunan menuju negara berkembang pada  tahun 2025. &#160; &#160;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Warta 3 &#8211; 17 Mei 2012</strong></p>
<p><strong><br /></strong></p>
<div><a rel="attachment wp-att-7588" href="http://www.volarefm.com/2012/05/stakeholder-pengaruhi-keberhasilan-pembangunan-ekonomi-rakyat/ekonomi-rakyat/"><img class="alignleft size-medium wp-image-7588" src="http://www.volarefm.com/wp-content/uploads/2012/05/ekonomi-rakyat-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a></div>
<div>Pembangunan ekonomi harus berbasis kepada komuniti dan masyarakat juga harus bergerak. Kemudian pemerintah memberikan pengarahan agar inspirasi dan kekuatan masyarakat untuk bergerak maju bisa terarahkan. Dari hal itu dapat mempercepat pembangunan sebagaimana yang direncanakan dalam Masterplan Percepatan Dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) 2011-2025. Demikian yang disampaikan oleh Menteri Koordinator Perekonomian Indonesia, Hatta Rajasa, saat meresmikan kantor baru bupati Kabupaten Kubu Raya, tadi pagi.</div>
<div></div>
<div></div>
<div>Hatta Rajasa mengatakan, keberhasilan pembangunan ekonomi dapat dicapai apabila pemangku kepentingan (Stakeholder) merasa terlibat. Sehingga pembangunan tersebut dapat dirasakan oleh masyarakat.</div>
<p><br />Hatta Rajasa mengharapkan strategi pembangunan ekonomi di dalam MP3EI itu dapat dikembangkan guna mempercepat pembangunan ekonomi rakyat Indonesia. Saat ini, pembangunan tersebut masih banyak yang terbelakang walaupun Indonesia sekarang ini berada pada tahapan transformasi pembangunan menuju negara berkembang pada  tahun 2025.</p>
<p>&nbsp;</p>

<p>&nbsp;</p>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.volarefm.com/2012/05/stakeholder-pengaruhi-keberhasilan-pembangunan-ekonomi-rakyat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wakil Wali Kota Mengharapkan Pihak Swasta Serius Mengelola Pasar</title>
		<link>http://www.volarefm.com/2012/05/wakil-wali-kota-mengharapkan-pihak-swasta-serius-mengelola-pasar/</link>
		<comments>http://www.volarefm.com/2012/05/wakil-wali-kota-mengharapkan-pihak-swasta-serius-mengelola-pasar/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 May 2012 08:00:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>timwarta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta 3]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Perindustrian dan Perdagangan]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Tradisional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.volarefm.com/?p=7571</guid>
		<description><![CDATA[Warta 3 &#8211; 16 Mei 2012 &#160; Keberadaan pasar-pasar yang ada di Kota Pontianak mulai ditata oleh Pemeritah Kota Pontianak, mulai dari pasar besar seperti Pasar  Flamboyan, Pasar Puring, Pasar Teratai, Pasar Kemuning , Pasar Dahlia, sampai Pasar Pagi dan Pasar Tumpah yang ada di kawasan Kota Pontianak. Selain untuk ketertiban pedagang, penataan pasar seecara menyeluruh ditujukan untuk kebersihan lingkungan pasar. Selain itu lokasi pasar yang berada di tepi jalan raya juga seringkali menggangu lalu lintas, sehingga pasar perlu ditata sedemikian rupa agar bersih, rapi dan tertib. Di Kota Pontianak, Pasar yang dikelola oleh Pemerintah Kota Pontianak ada 7 pasar. Sisanya dikelola oleh swasta diantaranya Pasar Pagi dan Pasar Tumpah. Menurut Wakil Walikota Pontianak, Paryadi pasar yang dikelola oleh swasta bentuk perizinannya melalui Izin Mendirikan Bangunan, penyewaan terhadap lahan kemudian disewakan kembal lagi kepada pedagang. Namun pembangunan pasar yang dilakukan oleh swasta tidak memalui penataan yang komperehensif sehingga tidak memperhatikan kebersihan dan kerapian. &#160; Paryadi mengharapkan adanya kerjasama antara  Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pontianak dengan pihak swasta yang mengelola pasar untuk dapat menata pasar dengan memperhatikan ketertiban pedagang, kebersihan lingkungan dan juga ketertiban lalu lintas yang ada di sekitar pasar. &#160;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Warta 3 &#8211; 16 Mei 2012</strong></p>
<p>&nbsp;</p>

<div><a rel="attachment wp-att-7572" href="http://www.volarefm.com/2012/05/wakil-wali-kota-mengharapkan-pihak-swasta-serius-mengelola-pasar/pasar-tradisional2/"><img class="alignleft size-medium wp-image-7572" src="http://www.volarefm.com/wp-content/uploads/2012/05/pasar-Tradisional2-300x203.jpg" alt="" width="300" height="203" /></a>Keberadaan pasar-pasar yang ada di Kota Pontianak mulai ditata oleh Pemeritah Kota Pontianak, mulai dari pasar besar seperti Pasar  Flamboyan, Pasar Puring, Pasar Teratai, Pasar Kemuning , Pasar Dahlia, sampai Pasar Pagi dan Pasar Tumpah yang ada di kawasan Kota Pontianak.</div>
<div></div>
<div>Selain untuk ketertiban pedagang, penataan pasar seecara menyeluruh ditujukan untuk kebersihan lingkungan pasar. Selain itu lokasi pasar yang berada di tepi jalan raya juga seringkali menggangu lalu lintas, sehingga pasar perlu ditata sedemikian rupa agar bersih, rapi dan tertib. Di Kota Pontianak, Pasar yang dikelola oleh Pemerintah Kota Pontianak ada 7 pasar. Sisanya dikelola oleh swasta diantaranya Pasar Pagi dan Pasar Tumpah.</div>
<div></div>
<div></div>
<div>Menurut Wakil Walikota Pontianak, Paryadi pasar yang dikelola oleh swasta bentuk perizinannya melalui Izin Mendirikan Bangunan, penyewaan terhadap lahan kemudian disewakan kembal lagi kepada pedagang. Namun pembangunan pasar yang dilakukan oleh swasta tidak memalui penataan yang komperehensif sehingga tidak memperhatikan kebersihan dan kerapian.</div>
<p>&nbsp;</p>

<div>
<div>Paryadi mengharapkan adanya kerjasama antara  Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pontianak dengan pihak swasta yang mengelola pasar untuk dapat menata pasar dengan memperhatikan ketertiban pedagang, kebersihan lingkungan dan juga ketertiban lalu lintas yang ada di sekitar pasar.</div>
</div>
<p>&nbsp;</p>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.volarefm.com/2012/05/wakil-wali-kota-mengharapkan-pihak-swasta-serius-mengelola-pasar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pelaku Home Industri Tidak Mampu Bersaing Dalam Pemasaran Produk</title>
		<link>http://www.volarefm.com/2012/05/pelaku-home-industri-tidak-mampu-bersaing-dalam-pemasaran-produk/</link>
		<comments>http://www.volarefm.com/2012/05/pelaku-home-industri-tidak-mampu-bersaing-dalam-pemasaran-produk/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 May 2012 07:53:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>timwarta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta 3]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Perindustrian dan Perdagangan]]></category>
		<category><![CDATA[home industry]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.volarefm.com/?p=7563</guid>
		<description><![CDATA[Warta 3 &#8211; 16 Mei 2012 &#160; &#160; Kepala Bidang Perindustrian Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pontianak, Kusyadhi mengungkapkan industri rumah tangga (home industry) digolongkan menjadi dua golongan yaitu eksis dan tidak eksis. Industri rumah tangga yang tergolong eksis adalah produksi barangnya dilakukan secara terus menerus. Sedangkan tidak eksis adalah industri rumah tangga yang kadang kala berproduksi dan tidak berproduksi. Misalnya produk makanan yang tergantung musiman, contohnya lempok durian. &#160; Menurut Kusyadhi, selain musiman, faktor pasar juga mempengaruhi tidak eksisnya suatu industri rumah tangga. Produk-produk hasil industri rumah tangga ini cakupan pasarnya bersifat lokal atau pasar yang hanya ada di kota Pontianak. Pada saat akan dipasarkan keluar memerlukan biaya yang sangat tinggi. Selain itu, tidak mampunya bersaing dalam pemasaran produk juga menjadi pemicu tidak eksisnya industri rumah tangga. Namun dari segi kualitas, produk industri rumah tangga justru mampu bersaing dengan produk dari luar Kalbar maupun Pontianak. Peluang untuk memasarkan produk industri rumah tangga keluar Kalbar maupun Pontianak dapat dilakukan dengan mengikuti pameran. Terkait hal itu menurut Kusyadhi, pihaknya selalu memfasilitasi agar pelaku industri rumah tangga dapat mengikuti pameran. Salah satunya mengikuti pameran Inacraf di Jakarta yang digelar beberapa waktu lalu.  Sebanyak 5 orang pelaku usaha industri kecil dan menengah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Warta 3 &#8211; 16 Mei 2012</strong></p>
<p>&nbsp;</p>

<p>&nbsp;</p>

<p><a rel="attachment wp-att-7566" href="http://www.volarefm.com/2012/05/pelaku-home-industri-tidak-mampu-bersaing-dalam-pemasaran-produk/home-industry/"><img class="alignleft size-medium wp-image-7566" src="http://www.volarefm.com/wp-content/uploads/2012/05/home-industry-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a>Kepala Bidang Perindustrian Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pontianak, Kusyadhi mengungkapkan industri rumah tangga (home industry) digolongkan menjadi dua golongan yaitu eksis dan tidak eksis. Industri rumah tangga yang tergolong eksis adalah produksi barangnya dilakukan secara terus menerus. Sedangkan tidak eksis adalah industri rumah tangga yang kadang kala berproduksi dan tidak berproduksi. Misalnya produk makanan yang tergantung musiman, contohnya lempok durian.</p>
<p>&nbsp;</p>

<p>Menurut Kusyadhi, selain musiman, faktor pasar juga mempengaruhi tidak eksisnya suatu industri rumah tangga. Produk-produk hasil industri rumah tangga ini cakupan pasarnya bersifat lokal atau pasar yang hanya ada di kota Pontianak. Pada saat akan dipasarkan keluar memerlukan biaya yang sangat tinggi. Selain itu, tidak mampunya bersaing dalam pemasaran produk juga menjadi pemicu tidak eksisnya industri rumah tangga. Namun dari segi kualitas, produk industri rumah tangga justru mampu bersaing dengan produk dari luar Kalbar maupun Pontianak.</p>
<p>Peluang untuk memasarkan produk industri rumah tangga keluar Kalbar maupun Pontianak dapat dilakukan dengan mengikuti pameran. Terkait hal itu menurut Kusyadhi, pihaknya selalu memfasilitasi agar pelaku industri rumah tangga dapat mengikuti pameran. Salah satunya mengikuti pameran Inacraf di Jakarta yang digelar beberapa waktu lalu.  Sebanyak 5 orang pelaku usaha industri kecil dan menengah dibawa ke Jakarta tidak hanya semata-mata untuk promosikan produk mereka Melainkan juga agar pelaku usaha dapat melihat dan membandingkan dengan produk dari luar Kalbar dan Pontianak.</p>
<div><br />Kusyadhi menambahkan, ketika melihat produk pelaku usaha dari Pontianak, tanggapan pengunjung cukup baik terutama terhadap produk-produk yang terbuat dari akar keladi air dan aloe vera. Namun seperti yang dikatakannya, pemasaran produk itu sendiri menjadi kendala bagi pelaku usaha di Kalbar dan Pontianak.</div>
<p>&nbsp;</p>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.volarefm.com/2012/05/pelaku-home-industri-tidak-mampu-bersaing-dalam-pemasaran-produk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Smartfren Resmikan Jaringan Baru Di Pontianak</title>
		<link>http://www.volarefm.com/2012/05/smartfren-resmikan-jaringan-baru-di-pontianak/</link>
		<comments>http://www.volarefm.com/2012/05/smartfren-resmikan-jaringan-baru-di-pontianak/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 May 2012 07:44:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>timwarta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta 3]]></category>
		<category><![CDATA[smartfren]]></category>
		<category><![CDATA[telekomunikasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.volarefm.com/?p=7556</guid>
		<description><![CDATA[Warta 3 &#8211; 16 Mei 2012 &#160; PT Smartfren Telecom meresmikan jaringan terbarunyanya yang berbasis teknologi  CDMA  di Kota  Pontianak tadi pagi. Acara yang diselenggarakan di Komplek Ruko Ayani Mega Mall ini dihadiri oleh Wakil Walikota Pontianak, Sekda Provinsi Kalimantan Barat, Deputi CEO Commercial Smartfren dan beberapa perwakilan operator telekomunikasi yang ada di Pontianak. Smartfren hadir di di tengah-tengah masyarakat Pontianak sebagai wujud komitmen untuk memperluas jaringan dan memenuhi kebutuhan masyarakat akan kualitas layanan terbaik dengan harga yang terjangkau. &#160; Smartfren merupakan operator telekomunikasi pertama di dunia yang menyediakan layanan CDMA EV-DO Rev B dengan kecepatan unduh sampai dengan 14,7 Mbps. Selain itu smartfren. Selain itu Smartfren merupakan operator CDMA pertama yang menyediakan layanan Blackberry. Sebagai operator CDMA, Smartfren berkomitmen untuk menjadi penyedia layanan telekomunikasi yang terjangkau bagi masyarakat dengan kualitas yang terbaik. Menurut Deputy CEO Commercial Smartfren, Djoko Tata Ibrahim, Smartfren telah membangun sejumlah Base Transceiver Station (BTS) yang siap menjangkau  hampir seluruh wilayah Pontianak dan sekitarnya dengan kualitas suara dan data yang memuaskan. Djoko menambahkan, Di Pontianak, Smartfren telah memiliki 24 BTS yang mampu melayani wilayah-wilayah terutama yang berada di daerah seperti Galing, Sedaya, Pampang, Sambas, Pelanjau, Selakau, Sebakan, Singkawang, Samalatan, Sei Raya, Sungai Duri, Karangan, Menjalin, Toho, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Warta 3 &#8211; 16 Mei 2012</strong></p>
<p>&nbsp;</p>

<div><a rel="attachment wp-att-7560" href="http://www.volarefm.com/2012/05/smartfren-resmikan-jaringan-baru-di-pontianak/smartfren/"><img class="alignleft size-full wp-image-7560" src="http://www.volarefm.com/wp-content/uploads/2012/05/smartfren.jpg" alt="" width="300" height="300" /></a>PT Smartfren Telecom meresmikan jaringan terbarunyanya yang berbasis teknologi  CDMA  di Kota  Pontianak tadi pagi. Acara yang diselenggarakan di Komplek Ruko Ayani Mega Mall ini dihadiri oleh Wakil Walikota Pontianak, Sekda Provinsi Kalimantan Barat, Deputi CEO Commercial Smartfren dan beberapa perwakilan operator telekomunikasi yang ada di Pontianak. Smartfren hadir di di tengah-tengah masyarakat Pontianak sebagai wujud komitmen untuk memperluas jaringan dan memenuhi kebutuhan masyarakat akan kualitas layanan terbaik dengan harga yang terjangkau.</div>
<p>&nbsp;</p>

<div>Smartfren merupakan operator telekomunikasi pertama di dunia yang menyediakan layanan CDMA EV-DO Rev B dengan kecepatan unduh sampai dengan 14,7 Mbps. Selain itu smartfren. Selain itu Smartfren merupakan operator CDMA pertama yang menyediakan layanan Blackberry. Sebagai operator CDMA, Smartfren berkomitmen untuk menjadi penyedia layanan telekomunikasi yang terjangkau bagi masyarakat dengan kualitas yang terbaik.</div>
<div></div>
<div></div>
<div>Menurut Deputy CEO Commercial Smartfren, Djoko Tata Ibrahim, Smartfren telah membangun sejumlah Base Transceiver Station (BTS) yang siap menjangkau  hampir seluruh wilayah Pontianak dan sekitarnya dengan kualitas suara dan data yang memuaskan.</div>
<p><br />Djoko menambahkan, Di Pontianak, Smartfren telah memiliki 24 BTS yang mampu melayani wilayah-wilayah terutama yang berada di daerah seperti Galing, Sedaya, Pampang, Sambas, Pelanjau, Selakau, Sebakan, Singkawang, Samalatan, Sei Raya, Sungai Duri, Karangan, Menjalin, Toho, Mempawah, Sei Pinyuh, Mandor, Jungkat dan Kota Pontianak.</p>
<p>&nbsp;</p>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.volarefm.com/2012/05/smartfren-resmikan-jaringan-baru-di-pontianak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pemilukada Pengaruhi Inflasi di Kalbar</title>
		<link>http://www.volarefm.com/2012/05/pemilukada-pengaruhi-inflasi-di-kalbar/</link>
		<comments>http://www.volarefm.com/2012/05/pemilukada-pengaruhi-inflasi-di-kalbar/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 May 2012 07:39:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>timwarta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta 3]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[inflasi]]></category>
		<category><![CDATA[pemilukada]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.volarefm.com/?p=7552</guid>
		<description><![CDATA[Warta 3 &#8211; 16 Mei 2012 Pengamat ekonomi Untan, Edi Suratman menilai pergerakan inflasi sekitar 7-8 persen yang terjadi di Provinsi Kalbar tidak terlalu mengkhawatirkan. Pergerakan itu lebih rendah dari yang diperkirakan sebelumnya. Namun dia memperkirakan pergerakan inflasi akan lebih tinggi karena pertumbuhan konsumsi di Kalbar cukup signifikan yaitu kontribusi konsumsi dalam pertumbuhan ekonomi di Kalbar mencapai 52 persen. Hal itu menggambarkan bahwa inflasi masih akan tinggi akibat dorongan permintaan. Edi Suratman mengatakan selain pertumbuhan konsumsi, pemilukada juga dapat menyebabkan tingginya angka inflasi di Kalbar. Meskipun demikian, hal itu dapat membuat gerak ekonomi di Kalbar terjadi. &#160; Edi menambahkan apabila tidak ada sesuatu yang terjadi diluar ekonomi akibat pemilukada, dia yakin pertumbuhan ekonomi Kalbar masih akan menembus angka 6 persen. Lebih lanjut Edi menambahkan, sektor-sektor yang selama ini menyumbang besar dalam perekonomian Kalbar cenderung mengalami penurunan yaitu sektor perdagangan, hotel dan restoran dari 9,2 persen turun menjadi 8,5 persen. Selain itu, sektor pengangkutan, komunikasi yang merupakan penyumbang terbesar dalam perekonomian juga mengalami penurunan yaitu dari 10,7 persen menjadi 10,3 persen.  Tetapi masih ada harapan untuk perekenomian Kalbar karena sektor yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah pertanian dan pertambangan. &#160;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Warta 3 &#8211; 16 Mei 2012</strong></p>
<p><strong><br /></strong></p>
<div><a rel="attachment wp-att-7553" href="http://www.volarefm.com/2012/05/pemilukada-pengaruhi-inflasi-di-kalbar/0204inflasi/"><img class="alignleft size-medium wp-image-7553" src="http://www.volarefm.com/wp-content/uploads/2012/05/0204Inflasi-264x300.jpg" alt="" width="264" height="300" /></a>Pengamat ekonomi Untan, Edi Suratman menilai pergerakan inflasi sekitar 7-8 persen yang terjadi di Provinsi Kalbar tidak terlalu mengkhawatirkan. Pergerakan itu lebih rendah dari yang diperkirakan sebelumnya. Namun dia memperkirakan pergerakan inflasi akan lebih tinggi karena pertumbuhan konsumsi di Kalbar cukup signifikan yaitu kontribusi konsumsi dalam pertumbuhan ekonomi di Kalbar mencapai 52 persen. Hal itu menggambarkan bahwa inflasi masih akan tinggi akibat dorongan permintaan. <br /><br />Edi Suratman mengatakan selain pertumbuhan konsumsi, pemilukada juga dapat menyebabkan tingginya angka inflasi di Kalbar. Meskipun demikian, hal itu dapat membuat gerak ekonomi di Kalbar terjadi.</div>
<p>&nbsp;</p>

<div>Edi menambahkan apabila tidak ada sesuatu yang terjadi diluar ekonomi akibat pemilukada, dia yakin pertumbuhan ekonomi Kalbar masih akan menembus angka 6 persen.</div>
<div><br />Lebih lanjut Edi menambahkan, sektor-sektor yang selama ini menyumbang besar dalam perekonomian Kalbar cenderung mengalami penurunan yaitu sektor perdagangan, hotel dan restoran dari 9,2 persen turun menjadi 8,5 persen. Selain itu, sektor pengangkutan, komunikasi yang merupakan penyumbang terbesar dalam perekonomian juga mengalami penurunan yaitu dari 10,7 persen menjadi 10,3 persen.  Tetapi masih ada harapan untuk perekenomian Kalbar karena sektor yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah pertanian dan pertambangan.</div>
<p>&nbsp;</p>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.volarefm.com/2012/05/pemilukada-pengaruhi-inflasi-di-kalbar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

