FOTISMINI (25 Maret – 1 April 2017)

Baru terdengar namanya, kuartet band ini sudah dibentuk 23 tahun lalu dan populer di negara asal Portugal, Brazil dan Spanyol. Sónia Tavares, Nuno Gançalves, John Gançalves dan Miguel Ribeiro tergabung dalam The Gift dan telah merilis 7 album. Menjadi band Portugal yang tampil beberapa kali satu panggung bersama musisi internasional, Arcade Fire, Portishead, The Flaming Lips dan Anna Calvi.

The Gift dibentuk sebagai proyek sampingan dari Nuno dan Miguel saat masih di band Dead Souls. September 1994, bersama Sónia, Nuno, John, Miguel dan Ricardo Braga, mereka keluar sebagai juara dua kompetisi musik. Mereka membuat album pertama Digital Atmosphere (1997) yang tidak dirilis secara komersil. Meskipun demikian, mereka tetap dikenal karena sering mengadakan tur.

Pemenang MTV Europe Awards untuk Best Portuguese Act di 2005 ini mengaku sulit menemukan label rekaman yang siap membantu rilisan lagu berbahasa Inggris di Portugal. Hal inilah yang akhirnya membuat mereka mendirikan label sendiri, La Folie Records. Mengerjakan segalanya serba sendiri, mulai dari pembiayaan rekaman sampai penampilan.

Bekerja sama dengan produser legendaris seperti Brian Eno diawali tidak sengaja antara Nuno dan Brian yang bertemu di Brazil pada 2010. Brian tertarik setelah menyaksikan konser mereka dan mulai serius mengajak kerjasama. Dari Brian, The Gift menambahkan permainan gitar Afrika pada lagu, satu yang belum pernah mereka lakukan selama 23 tahun dibentuk.

Album kedelapan The Gift akan rilis April 2017, selain Brian Eno, album tersebut akan dimixed oleh produser kenamaan, Flood. Selama proses rekaman, The Gift mendapat masukan untuk sering mendengarkan lagu-lagu soul klasik era 40an, 50an dan 60an. Seperti apa lagu-lagu di album baru mereka? Ditunggu saja

Discography

1931597

Digital Atmosphere (1997)