Browse By

Galang Kerjasama untuk Aksi Donor Darah

Pontianak – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pontianak, dr Darmanelly, mengungkapkan pihaknya terus bekerjasama dengan sejumlah pihak untuk aksi donor darah.

“Kita memang menggandeng para stakeholder yang ingin bergabung untuk aksi donor darah. Sebenarnya, ini sudah program lama kita gaungkan dan sekarang pun terus kita gaungkan aksi-aksi serupa,” paparnya.

Ia mengungkapkan, banyak pihak sangat baik merespon rencan aksi yang digalang PMI Kota Pontianak, termasuk menggandeng komunitas perempuan.

“Sebenarnya semua kita sasar, tapi kan ada komunitas perempuan yang sosial, pengajian maupun politik, kita gandeng dan alhamdulilah responnya cukup membuat terkejut karena mereka mau berpartisipasi,” terang dia.

Ia mengungkapkan, saat ini kebutuhan darah di Kota Pontianak relatif stabil dan hal itu pun terus diupayakan meningkat.

“Makanya, tak henti-hentinya saya mengimbau masyarakat untuk mendonorkan darahnya, karena saat melakukan donor darah, bukan hanya membantu menyelamatkan nyawa orang lain, donor darah juga bisa mensterilkan darah-darah di tubuh dan itu menyehatkan tubuh,” terangnya.

Walikota Pontianak Sutarmidji pun mengajak kepada masyarakat Kota Pontianak agar mau menjadi pendonor darah secara rutin dan kontinyu.

“Selain membuat kita sehat juga bagian dari perjuangan kita untuk membantu dan menyelamatkan nyawa sesama,” katanya.

Peran PMI tak bisa dipandang sebelah mata. Bahkan untuk kasus-kasus tertentu, peran PMI jauh lebih penting dibandingkan rumah sakit. Bukan tidak mungkin penyakit-penyakit tertentu yang menimpa seseorang, rumah sakit sangat tergantung pada PMI.

Menurut Sutarmidji, Kota Pontianak membutuhkan darah lebih dari 1.000 kantong setiap bulannya. Artinya, setiap bulan PMI berupaya menyelamatkan hampir lebih dari 1.000 nyawa.

Ia meminta PMI lebih profesional, terlebih dengan pembenahan nanti PMI Kota Pontianak akan dilengkapi dengan beberapa peralatan yang lebih modern sehingga strelisasi darah bisa lebih akurat.

“Dengan demikian para penerima donor darah bisa mendapatkan darah yang betul-betul sehat dan tidak terjangkit dengan penyakit apapun,” terangnya. (Wati Susilawati)