Hati-hati Makanan Haram Disekeliling Anda

Pontianak – HMC Kota Pontianak sukses menggelar seminar makanan halal dengan tema “Seminar Hidup Sehat dan Berkah dengan Mengkonsumsi Produk Halal” yang digelar di Auditorium Untan, Minggu (29/11).

Sebanyak 300 peserta memadati gelaran kerjasama  HMC dengan Muslim Food Indonesia (MFI) dan Pondok Modern Munzalan Asbabul Yamin (PMMAY) yang menghadirkan sejumlah narasumber yang ahli di bidang kulner halal.

Ustad Lukmanul Hakim mengungkapkan, sudah saatnya masyarakat muslim berhati-hati dalam memilah produk makanan dan tempat makan yang sudah berlabel halal MUI.

“Makanan yang baik adalah makanan halal lagi baik. Halal itu jelas sumbernya, kita tahu, kita paham dan baik itu makanan yang nilai gizinya baik dan didapat dengan cara baik. Insyaallah jika kita melakukan itu, tubuh kita terjaga dari makanan-makanan yang tidak kita ketahui sumbernya,” papar pengurus pondok pesantren Modern Munzalan.

Chef Yudha, chef yang dkenal konsen meracik makanan dan menu halal ini, menuturkan, banyak cara untuk memilah menu yang halal dan tidak.

Banyak cara pula kata dia, untuk bisa mengganti produk makanan yang masih syubhat yang banyak beredar.

“Bisa, jika Allah melarang suatu makanan untuk dikonsumsi, berarti pasti ada penggantinya,” kata dia.

Seminar ini bertujuan untuk menumbuhkan sensivitas masyarakat, khususnya masyarakat Pontianak akan produk makanan halal maupun non halal.

Menurut Ketua HMC Pontianak Eliswita, sebagai  kader-kader muslim kehatian-hatian sangat diperlukan saat mengkonsumsi makanan, terutama memastikan apa yang dikonsumsi halalan toyyiban (baik, red) dan tidak mengandung unsur non halal.

“Seminar ini nantinya akan memberikan pemahaman tentang kualifikasi makanan yang halal dan sikap memilih yang bijak akan produk yang belum bersertifikat halal. Kita harus sangat berhati-hati memilah milah produk yang banyak beredar.

Diakuinya, banyak masyarakat sudah mulai mengerti akan pentingnya produk yang bersertifikat halal.

“Sebagai seorang muslim wajib hukumnya mengetahui kehalalan produk yang dimakannya. Dan kehati-hatian memilah tempat makan apakah sudah mengantongi sertifkasi halal dari MUI. Saya harap seminar ini bisa banyak membawa kebaikan dan keberkahan. Terpenting menumbuhkan kesadaran untuk membuat setiap produk di rumah makan, restoran maupun catering rumahan dari bahan-bahan halal lagi baik,” papar wanita yang akrab disapa bunda ini. (sis)