#howtosayit : Achilles’ Heel

Bujang Dare, kita akan membahas cara pengucapan dan penggunaan sebuah idiom yang sering native speaker Bahasa Inggris gunakan sehari-hari. Idiom merupakan sebuah kata atau gabungan dua kata atau lebih yang memiliki makna berbeda, namun ketika disatukan akan membentuk makna baru yang berbeda dari makna kata aslinya.

Idiom yang akan kita bahasa hari ini adalah ACHILLES’ HEEL. Idiom ini terdiri dari dua kata yaitu kata ACHILLES’ dan HEEL. Kata ACHILLES’ yang ejaannya A-C-H-I-L-L-E-S dengan petik koma di atas adalah seorang tokoh dalam mitos Yunani yang sangat kuat dan sama sekali tidak punya kelemahan dalam pertempuran kecuali pada tumitnya. Kemudian kata HEEL yang ejaannya H-E-E-L artinya adalah “Tumit”. Ketika menjadi sebuah idiom, maka ACHILLES’ HEEL artinya adalah “Suatu kelemahan dalam diri seseorang” atau “Sebuah sistem biarpun kuat secara menyeluruh, yang bisa berakibat fatal”.

Berikut ini contohnya:

1. He was very brave, but fear of spiders was his Achilles’ heel.
Dia sangatlah berani, namun ketakutan pada laba-laba merupakan kelemahannya.

2. This division, which is rarely profitable, is the company’s Achilles’ heel.
Divisi ini, yang mana jarang memberikan keuntungan, adalah titik lemah perusahaan

3. The country’s dependence on imported oil could prove to be its Achilles’ heel if prices keep on rising.
Ketergantungan Negara terhadap impor minyak bisa membuktikan kelemahan Negara tersebut jika harganya terus naik.

4. Maths has always been my Achilles heel.
Matematika selalu menjadi kelemanhanku.