#howtosayit : Brown Nose

Bujang Dare, kita akan membahas cara pengucapan dan penggunaan sebuah idiom yang sering native speaker Bahasa Inggris gunakan sehari-hari. Idiom merupakan sebuah kata atau gabungan dua kata atau lebih yang memiliki makna berbeda, namun ketika disatukan akan membentuk makna baru yang berbeda dari makna kata aslinya.

Idiom yang akan kita bahasa hari ini adalah ‘BROWN NOSE’. Idiom ini terdiri dari dua kata yaitu kata BROWN dan NOSE. Kata BROWN yang ejaannya B-R-O-W-N merupakan sebuah warna yang berarti “Warna Coklat”. Sedangkan kata NOSE yang ejaannya N-O-S-E artinya adalah “Hidung”. Ketika menjadi sebuah idiom, maka BROWN NOSE artinya adalah “Menjilat, bersikap merendah untuk memperoleh sesuatu, kadang-kadang dengan memberi pujian berlebihan, tertawa biar lelucon kita tak lucu, mengiayakan apa saja yang kita katakana”. Idiom yang memiliki makna yang sama dengan BROWN NOSE adalah POLISHED THE APPLE.

Berikut ini contohnya:

1. Many people get promoted in the work place because they brown-nosed the bosses. They do this by complementing and agreeing with the senior staff all the time.
(Banyak orang naik pangkat di tempat kerja karena mereka menjilat pada bos-bos di kantor. Mereka melakukannya dengan memuji dan mengiyakan apa saja kata staf senior)

2. Betty polished the apple at work because she wants to be considered for the new position that’s just been opened.
(Betty memuji bos-nya sekantor karena dia ingin dipertimbangkan untuk mengisi lowongan yang baru dibuka)

3. The rest of the class were sick of watching him brown-nose.
(Semua yang ada di kelas ini sudah muak melihatnya bertingkah seperti seorang penjilat)

4. Don’t keep brown-nosing, and the professor pretends not to notice.
(Jangan terus-terusan menjilat begitu, dan profesir pun bertingkah seolah-olah tidak menyadarinya)