#howtosayit : Tone Down

Bujang Dare, kita akan membahas cara pengucapan dan penggunaan sebuah idiom yang sering native speaker Bahasa Inggris gunakan sehari-hari. Idiom merupakan sebuah kata atau gabungan dua kata atau lebih yang memiliki makna berbeda, namun ketika disatukan akan membentuk makna baru yang berbeda dari makna kata aslinya.

Idiom yang akan kita bahasa hari ini adalah TONE DOWN. Idiom ini terdiri dari dua kata yaitu kata TONE dan DOWN. Kata TONE yang ejaannya T-O-N-E artinya adalah “Nada, Bunyi atau Warna”. Kemudian kata DOWN yang ejaannya D-O-W-N artinya adalah “Turun”. Ketika menjadi sebuah idiom, maka TONE DOWN artinya adalah “Mengecilkan suara. Tidak terlalu mencolok. Lebih tertib dan sopan”.

Berikut ini contohnya:

1. John refused to tone down the sound of the stereo.
(John menolak untuk mengecilkan suara stereonya)

2. The foul language in the original play has been toned down for television.
(Ungkapan-ungkapan kotor pada naskah asli pementasan itu sudah diubah menjadi lebih santun untuk tayangan televisi)

3. The protesters have been ordered to tone down their criticisms of government policy in the run-up to the election.
(Para pendemo sudah diminta untuk mengurangi kritikan kasar mereka terhadap peraturan pemerintah dalam proses menuju pemilu)

4. Can we change its colour? I want my bed room toned down a bit.
(Bisakah kita mengganti warnanya? Saya ingin kamar ini sedikit tidak mencolok)