Info Musik Pekan ini

Blur Rilis Album Baru, ‘The Magic Whip’, 28 April Mendatang

Setelah 12 tahun, Blur akhirnya kembali dengan album baru. Album penuh kedelapan Damon Albarn, Graham Coxon, Alex James, Dave Rowntree akan dirilis pada 28 April 2015 dan diberi judul The Magic Whip.

Sejak reuni pada 2008 kuartet penting Britpop ini melaksanakan sejumlah konser serta melepas single, namun ini merupakan yang pertama sejak merilis Think Tank pada 2003 dan yang pertama bersama Coxon sejak 13 yang dilepas pada 1999. “Go Out” didaulat sebagai single pertama. Simak videonya di bawah.

“Kami membuat album baru,” ungkap Albarn dalam obrolan bersama (segera-akan-menjadi-mantan) DJ BBC Radio 1, Zane Lowe, yang disiarkan melalui Facebook. The Magic Whip mulai direkam di studio di Hong Kong selama lima hari setelah konser yang dijadwalkan di sana batal. “Kami tak punya banyak (peralatan); seperti kembali ketika pertama kali kami rekaman,” lanjut Albarn.

Kuartet yang terbentuk di London pada 1988 menyebutkan bahwa kerahasiaan yang mengelilingi proyek ini membuat mereka bekerja tanpa tekanan yang biasanya disematkan kepada “album baru Blur”, terlebih album pertama dalam 12 tahun. “Sungguh tak sengaja. Benar-benar alami dan spontan. Saya hanya menyanyikan lirik yang ada di kepala saya,” papar frontman yang tahun silam merilis album solo Everyday Robots.

Hong Kong sangat memengaruhi album, termasuk artwork, yang menampilkan kata “Blur” dan “The Magic Whip” ditulis dalam huruf Cina. Pengumuman album baru juga keluar pada Hari Raya Imlek. Stephen Street, yang turut bekerja dalam album self-titled tahun 1997, ikut memproduseri The Magic Whip.

Albarn sendiri tak pernah menyinggung tentang album ini jika berbicara mengenai rencana musikalnya. Ketika ia berencana menghidupkan kembali Gorillaz dan proyek The Good, The Bad, and The Queen, komentarnya tentang Blur adalah, “Saya tak pernah membayangkan masa depan seperti itu, tapi sekarang ini tak ada waktu untuk masa depan, hanya masa kini,” tuturnya kepada Sydney Morning Herald pada Oktober lalu. “Siapa yang tahu? Saya menolak berkata apapun (tentang Blur), karena jika saya melakukannya, akan keluar dari konteks  dan kemudian saya dituduh berakhir di situ.”

Sebelum berita mengejutkan ini, Blur bubar pada 2003 usai meluncurkan Think Tank dan kembali berkumpul lima tahun kemudian untuk reuni beberapa kali. “The Puritan” dan “Under the Westway” merupakan dua lagu yang dilepas pada 2012 dan momen yang menghidupkan kembali harapan atas datangnya album baru.

The Magic Whip

  1. Lonesome Street
  2. New World Towers
  3. Go Out
  4. Ice Cream Man
  5. Thought I Was a Space Man
  6. I Broadcast
  7. My Terracota Heart
  8. There Are Too Many of Us
  9. Ghost Ship
  10. Pyongyang
  11. Ong Ong
  12. Mirrorball

(gigsplay.com)

Chvrches Bawakan Lagu Justin Timberlake, ‘Cry Me a River’

Selama ini Chvrches dikenal cukup sering menggubah lagu-lagu pop yang merupakan favorit pribadi mereka. Sebelumnya, Lauren Mayberry, Iain Cook, Martin Doherty pernah melepas aransemen mereka atas hit Seal tahun 90-an, “Crazy” (yang mereka rekam di kursi belakang mobil).

“Go Your Own Way” milik Fleetwood Mac juga pernah dibawakan trio asal Glasgow, Skotlandia tersebut bersama Bleachers. Pada kunjungan mereka ke program Live Lounge di BBC Radio 1 yang dipandu oleh DJ Fearne Cotton, Chvrches mendendangkan “Cry Me a River”, lagu Justin Timberlake dari album debut tahun 2002, Justified.

Simak versi Chvrches terhadap lagu yang diproduseri oleh Timbaland dan memenangkan Grammy Award pada 2004 ini. Chvrches juga dikabarkan tengah menyiapkan materi untuk album kedua, tindak lanjut The Bones of What You Believe yang dilepas pada 2013 silam.

(gigsplay.com)

Video Klip Terbaru Tulus Rilis Hari Ini

18 Februari 2015, adalah tepat 365 hari dirilisnya album kedua Tulus yang bertajuk Gajah. Setelah meramu 3 musik video dari album tersebut, yaitu musik video untuk lagu berjudul ‘Sepatu’, ‘Baru’ dan ‘Gajah’. Tulus Co. kembali menyelesaikan musik video keempat dari album keduanya yang berjudul “Jangan Cintai Aku Apa Adanya’. Musik video ini didukung penuh oleh Wardah.

Setelah sebelumnya musik video untuk lagu berjudul “Baru”, Davy Linggar kembali dipercaya untuk menggarap musik video Tulus “Jangan Cintai Aku Apa Adanya”. Seniman, fotographer dan videografer ini bertindak sebagai Sutradara, menvisualisasikan ide cerita dari Tulus.

Video ini bercerita tentang gambaran sederhana tentang kisah hidup seorang badut keliling beristri seorang pelatih tari tradisional. Pasangan muda yang keduanya merupakan lulusan sekolah seni ini menjalani kehidupan dengan saling mendukung, membangun pondasi keluarga, menuju satu mimpi yang sama, kehidupan yang berkembang. Sang badut terus menggali potensinya hingga menyentuh dunia seni peran ‘berpanggung’ layar perfilman.

Ide cerita tersebut dibingkai lewat adegan-adegam berisi momen-momen dan lini waktu yang dilalui keduanya. Berlatar kota besar dengan ritme hidup yang cenderung cepat, pembuatan musik video ini dimulai pada pertengahan januari 2015 lalu.

Selain Davy Linggar, nama-nama lain yang terlibat dalam pembuatan musik video ini adalah Chitra Subijakto (Penata Busana), Reuben Tourino (Produser dan Editor), Eros Eflin (Penata Artistik).

Musik video “Jangan Cintai Aku Apa Adanya” telah dirilis dan dapat dilihat melalui Youtube Channel Musik Tulus