Ingatkan Pelajar Tidak Terjerumus Narkoba

Pontianak – Walikota Pontianak, Sutarmidji mendukung penuh upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di kalangan pelajar. Dukungan itu disampaikannya saat menghadiri penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pontianak dengan Dinas Pendidikan Kota Pontianak.
Ia meminta para siswa berperan aktif menjadi penyuluh bagi lingkungannya masing-masing atau terhadap sesama siswa.
“Kalian adalah penerus semua urusan negara ini, tantangan yang akan kalian hadapi tidak sama dengan yang saya hadapi saat ini. Mungkin tidak seberat apa yang akan kalian hadapi ke depan. Sebab itu, kalian harus bisa membedakan mana yang merusak diri kalian dan mana yang tidak. Jauhi segala bentuk jenis narkoba,” ujarnya saat memberi sambutan sebelum penandatanganan MoU di Rumah Radakng, Sabtu (27/8).
Ia juga mengingatkan, bagi yang terlanjur terjerumus narkoba, semestinya harus dirangkul dan diarahkan supaya bisa kembali hidup normal layaknya ketika sebelum terjerumus narkoba.
“Mereka itu harus diperlakukan secara baik, jangan malah dianggap sebagai musuh. Sadarkan mereka dan ajak mereka kembali ke jalan yang benar,” ucap Sutarmidji.
Kepala BNN Kota Pontianak, Agus Sudiman menjelaskan, narkoba merupakan persoalan serius. Karenanya, sudah seharusnya menjadi perhatian serius semua lapisan masyarakat. Untuk memberantas penyalahgunaan narkoba, bukan hanya menjadi tugas pemerintah dan aparat kepolisian saja, namun dibutuhkan komitmen bersama dan kepedulian semua pihak.
“Ini menjadi persoalan yang harus dituntaskan oleh semua pihak, tidak bisa hanya pemerintah dan aparat kepolisian saja, peran aktif masyarakat juga sangat dibutuhkan,” ungkapnya.
Persoalan narkoba saat ini tak menyerang usia dewasa namun peredarannya merambah kalangan pelajar yang pemahamannya tentang narkoba masih relatif minim. Sebagai pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar, BNN Kota Pontianak melakukan MoU dengan Dinas Pendidikan Kota Pontianak.
“MoU ini merupakan yang kesekian kali menyusul beberapa MoU yang sudah kita lakukan. Sebelumnya, kami juga melakukan MoU dengan Lapas dan Rutan,” pungkasnya. (wti)