Jumlah Pengunjung Jadi Indikator Baiknya Pengelolaan Perpustakaan

Pontianak – Salah satu indikator yang menunjukkan perpustakaan yang dikelola berfungsi dengan baik adalah meningkatnya jumlah masyarakat yang menggunakan atau memanfaatkan sarana perpustakaan sebagai sarana untuk memperoleh berbagai sumber informasi yang dibutuhkan. Dari indikator tersebut, ada dua aspek yang mesti diperhatikan. Pertama, dari aspek penyelenggara atau pengelola perpustakaan yakni manajemen perpustakaan sudah terkelola dengan baik, koleksi perpustakaan yang tersedia terkelola dengan baik dan memadai sesuai dengan kebutuhan pengguna pustaka, sistem pelayanan yang jelas dan memberikan kepuasan kepada pengguna didukung dengan keterampilan pengelola pustaka serta sarana prasarana perpustakaan yang nyaman dan aman untuk dikunjungi.

“Kedua, dari aspek masyarakat pengguna menunjukkan bahwa masyarakat setempat dan lingkungannya telah menunjukkan adanya budaya gemar atau suka membaca dalam upaya untuk mencerdaskan dirinya serta mengembangkan potensi pada dirinya dengan cara membaca,” ujar Asisten Administrasi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Pontianak, Herry Hadad saat membuka secara resmi workshop pengelolaan perpustakaan bagi petugas perpustakaan kelurahan, rumah ibadah dan panti asuhan di Aula Sultan Syarif Abdurrahman (SSA) Kantor Walikota Pontianak, Senin (30/11). Sebanyak 50 peserta yang mengikuti kegiatan worshop yang digelar Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kota Pontianak.

Ia menjelaskan, dalam kaitan pembangunan sumber daya manusia (SDM), lembaga perpustakaan sebagai distribusi pengolahan karya tulis, karya cetak dan karya cetak yang memiliki nilai informasi dan pendidikan, memiliki peran penting dalam mewujudkan masyarakat yang berkualitas. Sesuai amanat Undang-undang Nomor 43 tahun 2007 tentang perpustakaan, ditegaskan bahwa perpustakaan kabupaten/kota adalah perpustakaan daerah yang berfungsi sebagai perpustakaan pembina, perpustakaan rujukan, perpustakaan penelitian dan perpustakaan pelestarian. Perpustakaan berfungsi sebagai wahana pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi dan rekreasi untuk meningkatkan kecerdasan dan keberdayaan bangsa.

“Perpustakaan dibentuk dengan tujuan untuk memberikan layanan kepada masyarakat, meningkatkan kegemaran membaca serta memperluas wawasan dan pengetahuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” jelas mantan Inspektur Kota Pontianak ini. (sis)