Browse By

Kreativitas Anak Muda Miliki Peluang Tinggi

Pontianak – Beberapa tahun belakangan ini, kiprah anak muda Pontianak terutama dalam kreativitas cukup tinggi. Namun, tidak terkoordinir dengan baik sehingga masih bersifat perorangan.

“Tidak jarang, kreativitas dan inovasi seseorang akan muncul ketika ia dalam keadaan terjepit,” kata Walikota Pontianak, Sutarmidji, belum lama ini.

Sebagai contoh, Sutarmidji menyebut Taman Alun Kapuas, di mana sebelum Pemkot melakukan renovasi total, taman itu dijejali Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan berbagai barang dagangan dan makanan. Kemudian setelah selesai direnovasi, Pemkot melarang para PKL tersebut berjualan di sana untuk menjaga taman tetap terawat baik dan masyarakat bisa dengan santai menikmati keindahan taman. Jadwal buka tutup pun diberlakukan mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB.

“Dari situ, timbul kreativitas para pedagang yang dilarang berjualan di taman itu dengan berjualan secara terapung di atas sampan,” imbuhnya.

Selain itu, dari sektor pendidikan terutama Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), walikota yang terpilih dua periode ini juga menerapkan jurusan-jurusan yang bisa memenuhi pasaran kerja.

“Sedangkan jurusan pendidikan SMK yang dinilai tidak lagi bisa mengisi pasaran kerja, pihaknya menghapus atau meniadakan jurusan tersebut,” ujarnya.

Ia juga berencana menutup beberapa jurusan yang ada di SMK diantaranya jurusan tata busana, manajemen dan pemasaran. Bila ada jurusan yang sudah tidak memiliki potensi memenuhi pasaran kerja, ia akan menutupnya dan membuka jurusan lain yang lebih memiliki peluang mengisi kebutuhan pasaran kerja.

“Misalnya otomotif roda dua. Saya tanya perusahaannya, kalau anda masih bisa menampung seluruh tamatan SMK jurusan otomotif kendaraan bermotor roda dua, saya masih buka. Tapi kalau sudah tidak ada lagi, saya tutup. Saya buka jurusan lain,” katanya lagi. (Wati)