Kuota Haji Kalbar Capai 2.339

Pontianak РKepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Provinsi Kalbar Azharuddin Nawawi memastikan kuota haji Kalbar kembali normal yakni 2.339.

“Jadi sudah positif normal,” kata Azharuddin Nawawi kepada Tribun, Kamis (19/1). Sebelumnya, kuota haji Kalbar dipangkas 20 persen oleh pemerintah. Alhasil, Kalbar hanya kebagian 1.872 kursi.

“Ini berlangsung seterusnya selama Masjidil Haram tidak terganggu soal pembangunan. Insya Allah mulai 2017,” jelas Azharudin yang baru tiba dari Jakarta.

Dengan adanya penambahan kuota ini, jelas Azharuddin, sebagian jemaah yang jadwal berangkatnya pada 2018 bisa berangkat lebih cepat tahun ini. Penentuanya berdasarkan hitungan nomor urut.

“Teknisnya hitungan biasa berdasarkan nomor urut. Misalnya antara urutan 1 hingga 50 sudah selesai 2017, begitu penambahan 20 persen dari 50 anggota berarti sekitar 10 orang. Jadi nomor 51 sampai 60 berangkat,” jelasnya.

Terkait penambahan 10 ribu jemaah yang dijanjikan pemerintah, Azharuddin memastikan belum bisa diberikan pemerintah pusat. Pasalnya, belum ada MoU antara pemerintah RI dengan Saudi Arabia.

“Kalau sudah ada, baru bisa diberikan atau distribusikan ke seluruh provinsi,” papar mantan Kepala Kantor Kemenag Melawi ini.

Ia mengimbau Kepala Kantor Kemenag kabupaten/kota bekerjasama dengan pihak Imigrasi, terutama dalam hal pembuatan paspor.

“Nanti juga akan ada surat dari pusat yang menginformasikan kepada kantor Imigrasi untuk menyesuaikan mengenai Paspor itu. Karena nanti ada kode tersendiri yang akan berangkat 2017,” jelasnya.

Ia berharap, calon jemaah yang akan berangkat pada 2017 segera melunasi setoran awal.”Kalau bisa lunasi sepenuhnya. Kita mempercepat karena perhitungam Juni sudah mulai persiapan keberangkatan,” pungkasnya. (zul)

Simak Warta Volare setiap hari Senin-Jum’at pukul 10.00 dan 21.00 di Volare 103.4 FM