Laporan Hari Kedua Borneo Jazz Festival 2016 di Tutup Dengan Sempurna

Seperti halnya hari pertama Borneo Jazz Festival 2016 juga dilakukan konferensi pers yang menghadirkan USM Mini Big Band (Miri), A.P.I (Malaysia & India). The Rad Tradz (USA) dan Klazz Brothers & Cuba Percussion (Germany & Cuba) dan masih di laksanakan di ruangan media, Lambir Room di
Parkcity Everly Hotel, Sabtu (14/5). Acara ini di mulai pukul 11 siang tepat dan dihadiri seluruh awak media dan anggota band yang tampil hari ke dua.

DSC00878
City Park Everly Hotel Arena

Di hari kedua, banyak pertanyaan yang disampaikan awak media hingga hampir 2 jam press conference ini berlangsung. Pertanyaan jauh lebih banyak dan beragam. Termasuk bagaimana mereka terus bertahan dalam tekanan ekonomi dan banyaknya pemusik yang punya aliran sama. Cara untuk tetap eksis di dunia musik tentu dengan menghasilkan album, namun untuk mengharapkan penjualan tentu susah. Dengan banyaknya show di panggung membuat para pemusik dapat terus hidup dan mengembangkan musik mereka. Saya tidak sabar menunggu penampilan Klazz Brother & Cuban Percussion serta The Rad Trads. Selain itu masih ada penampilan pembuka dari USM Mini Big Band, Raw Earth, dan Funkatorie.

Saya sembari berkeliling panggung, terdapat satu sudut khusus untuk berfoto dengan background Borneo Jazz festival, disekitar tempat ini banyak juga disediakan meja dan kursi dengan puluhan stan makanan dan minuman yang menjual makanan dari berbagai negara. Jangan khawatir untuk tidak dapat mencicipi semua makanan di sini karena setiap penampilan ada jeda 15 menit untuk break dan menikmati semua.

DSC01445
Photo booth Borneo Jazz Festival
DSC01516
Kemeriahan Borneo Jazz Festival

Masih seperti hari pertama, USM Mini Big Band tetap menampilkan musik dengan nada ritmik yang tersusun rapi, sedangkan penampilan berikutnya adalah band dari Singapura, Raw Earth. Band yang sudah memiliki personil yang puluhan tahun berkecimpung di dunia musik. Tidak ada yang bisa saya ragukan dari ke lima personilnya. Semuanya paket lengkap dalam satu nama, Raw Earth. Berlanjut dengan musik dari Funkatorie dari Malaysia yang meracik
musik funk-soul dan jazz dalam satu suara musik. Kedua band ini mampu mengumpulkan massa yang semakin merangsek ke dekat panggung. Semakin banyak yang tidak tahan untuk tidak menggerakkan tubuhnya.

DSC01423
USM Mini Big Band
DSC00887
USM Mini Big Band
DSC01434
Raw Earth
DSC01429
Raw Earth

Semakin malam aura musik semain kuat dan mengajak tubuh untuk bergoyang. Klazz Brothers and Cuban Percussion memenuhi janji mereka saat press conference tadi bahwa mereka akan menghadirkan musik atraktif yang menghadirkan nuansa klasik berpadu hentakan perkusi Afrika. Dua musik berbeda yang mampu disatukan dalam satu benang merah. Semua penonton berteriak teriak sambil menari mengikuti hentakan perkusi. Bolero, Salsa dan hachacha begitu terasa. Semua riuh rendah menari sesuai irama. Semuanya  begitu larut dalam melodi jazz hingga grup ini di minta untuk menyanyi satu lagu kembali sebelum pamit dari panggung.

DSC01500
Klazz Brother and Cuban Percussion
DSC01512
Klazz Brother and Cuban Percussion
DSC01535
Klazz Brother and Cuban Percussion
DSC01549
Klazz Brother and Cuban Percussion

Penampilan lainnya yang sangat menghentak adalah The Rad Trads dari Amerika. Gaya New York sangat terasa, musik yang ramai dan riuh rendah Jiwa musik Amerika dengan gaya New Orleans Brass Brand sedikit aroma musik dari Chicago dan dipadukan delta blues dan suara serak dari ke enam pemain musik yang semuanya bisa bernyanyi rock and roll sungguh memukau. Mereka muda dan punya kharisma, penonton muda berteriak-teriak histeris karena
penampilan mereka yang sungguh atraktif. Sang penggebuk dram sekaligus leader memiliki sura serak dan melengking tinggi, mampu bernyanyi sembari memukul drum tanpa henti mengatur ritme dengan nada yang naik turun. Pemain bass dan gitar pun tak mau kalah. Ditambah trio terompet yang tiba-tiba melompat ke kerumunan penonton dan bermain musik di area penonton. Semua histeris. Nafas mereka panjang, paru-paru digunakan maksimal dan mampu memainkan nada-nada panjang. Penampilan sempurna ini juga bertepatan dengan peluncuran album terbaru mereka.

DSC01553
The Rad Trads
DSC01560
The Rad Trads
DSC01568
The Rad Trads

Malam ini sungguh penampilan penutup yang mengesankan. Jangan khawatir bagi yang belum puas menonton. Masih ada jam session di Ruai Bar. Sama seperti hari sebelumnya saya melihat banyak musisi hari pertama yang beradu kemampuan bermusik di ruang bar ini. Semuanya riuh rendah bertepuk tangan dan terlihat sangat bahagia karena semua jadi satu di sini. Seperti biasa kejutan demi kejutan ditunjukkan dengan luar biasa. (Dony Prayudi)