Browse By

Midji Harap Akademi Pelayaran Tidak Bersifat Eksklusif

Pontianak – Walikota Pontianak, Sutarmidji, berharap Akademi Pelayaran tidak bersifat eksklusif, seolah-olah sebagai sebuah perguruan tinggi yang sangat sakral sehingga siswa lulusan SMKN Pelayaran tidak bisa mengenyam pendidikan di akademi itu.

“Bahkan, informasinya, di sekolah pelayaran swasta, ketika naik kelas III, ia pindah sekolah ke SMK Pelayaran yang sudah mapan hanya untuk mengikuti ujian supaya bisa melanjutkan ke Akademi Pelayaran. Cara-cara seperti ini harus diakhiri, harusnya mendukung visi Bapak Presiden dalam bidang kelautan, kemaritiman, harus ada perbaikan-perbaikan birokrasi di dalam perizinan dan perlakuan terhadap SMK Pelayaran,” imbuh Sutarmidji.

Ia mengungkapkan, berbagai upaya telah dilakukan pihaknya dengan berkoordinasi dengan pihak Kementerian Perhubungan namun hingga kini belum ada titik temu dalam penyelesaian persoalan SMKN Pelayaran. Mengingat begitu ruwetnya kondisi perizinan berkaitan dengan pendirian SMKN Pelayaran ini, maka dirinya meminta kepada Menteri Perhubungan untuk mendukung program besar dari Presiden terkait kemaritiman, salah satunya dengan memberikan kemudahan bagi lulusan SMKN Pelayaran dalam melanjutkan pendidikan ke akademi.

“Saya selaku kepala daerah sebetulnya sudah pada keputusan untuk menutup sekolah kejuruan ini karena kita sering berhadapan dengan orang tua murid yang protes. Sehingga kalau tidak ada solusi, saya perintahkan untuk tidak menerima murid baru kembali dan sekolah ini akan kita bubarkan karena tidak gampang,” ucapnya. (Wati Susilawati)