Music In News This Week

Tak Mau Larut dalam Masalah, Piyu Beri Lagu untuk Citra Scholastika

Gitaris band PADI, Satriyo Yudi Wahono (40) atau Piyu, terus berkarya meski istrinya, vokalis dan pengusaha rekaman Anastasia Florina Limasnax atau Flo, sedang disebut-sebut sebagai pelaku perusakan rumah dan tiga mobil milik pengusaha Adiguna Sutowo di Jakarta pada 26 Oktober 2013.

Piyu kini merilis lagu berjudul “Alasan Terbesar”, yang dinyanyikan oleh Citra Scholastika. Menurut Piyu, untuk masalah apa pun yang harus dihadapinya, ia tidak mau larut terlalu dalam dan terganggu dalam berkarya.

“Saya pada prinsipnya harus berkarya, rutinitas dijalankan. Saya enggak kepikiran putus asa. Kalau saya disuruh memikirkan yang berat, enggak akan selesai pekerjaan. Saya harus terus berkarya, apa pun yang terjadi, apa pun yang berkembang, saya harus tetap jalan, aktivitas harus tetap jalan.”

Ia juga membantah bahwa dirinya memanfaatkan kasus yang tengah bergulir untuk berkarya. Menurut Piyu, lagu itu sudah lama tercipta.

“Ini kebetulan, sudah lama lagunya. Saya mau nunjukin ke penggemar, lagu yang saya ciptakan bukan untuk PADI saja, penyanyi laki saja, tetapi bikin yang lebih unik lagi.”

(kompas.com)

 

Buku Sejarah Musik Metal Bandung Diluncurkan

Perjalanan musik metal selama di Bandung didokumentasikan dalam sebuah buku. Iman Rahman Angga Kusumah alias Kimung mencatatkan sejarah dua dekade itu hingga setebal 869 halaman sejak 2007 lalu.

Peluncuran buku berjudul Ujung Berung Rebels, Panceg Dina Galur itu berlangsung di Gedung Majestic, Jalan Braga, Bandung, Jumat malam, 22 November 2013. Konser band metal dan diskusi tentang industri musik di Bandung ikut mengisi acara tersebut.

Buku itu sendiri ditulis dengan bimbingan dosen filsafat Universitas Parahyangan, Bambang Sugiharto, dan dosen sejarah Universitas Padjadjaran, Reiza D. Dienaputra.
Bambang mengatakan, gerakan musik rock dan metal di Bandung, khususnya, sudah bisa membalikkan keadaan. Kalau dulu komunitas lokal hanya menerima musik global, kini band-band lokal mampu ke kancah dunia, seperti Burgerkill.

“Komunitas metal di Bandung daya kreatifnya besar sekali tanpa campur tangan pemerintah, apalagi kalau pemerintah ikut.”

Ujungberung merupakan salah satu pusat perkembangan musik metal di Bandung sebelah timur. Dari daerah itu, kemudian tumbuh komunitas penggemar dan musikus musik cadas menjelang 1990. Agaknya sejak band-band Guns n Roses, Metallica, dan Bon Jovi terkenal di Indonesia.

Yang menarik, kata Kimung, mantan personel Burgerkill itu, perkenalan anak-anak metal di Ujungberung berawal dari sistem radio panggil. Lewat alat komunikasi itu, mereka diskusi dan berbagi informasi tentang band dan musik metal.

(tempo.co)

 

Pharrell Williams rilis video musik sepanjang 24 jam.

Pharrell Williams telah ciptakan video musik sepanjang 24 jam, untuk pertama kalinya di dunia.

Video ini dibuat untuk lagu ‘Happy’, yang muncul di dalam soundtrack film Despicable Me 2 soundtrack. Dalam video tersebut, tampillah Williams bersama para pemeran dalam jumlah besar. Termasuk penampilan cameo dari Odd Future, Magic Johnson, Steve Carell dan Jimmy Kimmel, yang menari sepanjang jalan Los Angeles.

Kunjungi  24hoursofhappy.com untuk menonton video yang interaktif dan unik ini!

 

(nme.com)

 

Justin Timberlake inginkan karir di musik country

Justin Timberlake mengatakan bahwa ia ingin memulai karir dalam musik country.
Penyanyi yang kembali dengan album ‘The 20:20 Experience’ Maret tahun ini, dan disusul sekuelnya di bulan September, mengatakan hal tersebut kepada SiriusXM. Ia sangat tertarik untuk mengejar karir bermusik yang berbeda di masa yang akan datang.

“Saya baru saja melakukan interview tadi pagi, saya bilang, ‘Saya orang Amerika, itulah saya, dengan segala maksud yang terkandung di dalam kata itu. Saya besar di luar kota Memphis, Tennessee, dan saya mendengarkan musik country, R&B, classic rock… semuanya.”

Ia bahkan menegaskan niatnya untuk raih Grammy Awards:

“Saya masih menginginkan Best Country Album. Masih ada waktu untuk itu.”

 

(nme.com)