#NumpangNgeceng : Electric Light Orchestra

Electric Light Orchestra (ELO, atau sekarang Jeff Lynne’s ELO), band rock asal Birmingham, Inggris. Dibentuk di 1970 oleh penulis lagu-multi instrumentalis, Jeff Lynne dan Roy Wood bersama drummer Bev Bevan.

ELO mengalami masa-masa kejayaan di 1970an dan 1980an, merilis album konsep seperti Eldorado (1974) dan Time (1981).

Jika dihitung, masa aktifnya ELO untuk rekaman dan tur adalah 13 tahun. Telah menjual lebih dari 50 juta copy album di seluruh dunia, mengoleksi sertifikat sebanyak 19 dari Canadian Recording Industry Association (CRIA), 21 Recording Industry Association of America dan 38 British Phonographic Industry.

Dari 1972-1985, ELO mengumpulkan 20 single yang masuk Top 20 UK Singles Chart, 15 single di Top 20 Billboard Hot 100.

Electric Light Orchestra (ELO) dibentuk oleh anggota The Move, grup band Inggris. Mereka ingin memiliki band baru dengan string section yang dapat dimainkan bersama dengan instrumen tradisional.

Album Out of the Blue (1977), salah satu promosinya adalah dengan memasang billboard, dan merupakan billboard termahal yang dipasang di Sunset Boulevard, Los Angeles.

Sebagian produksi dikerjakan oleh Jeff Lynne, dengan banyak musisi lain yang diajak bekerja sama untuk membentuk “orkestra”.

Dalam penampilan langsungnya, untuk menghasilkan kualitas suara yang baik, mereka mempersiapkan kaset rekaman yang diputar di konser mereka. Bisa dikatakan, mereka adalah salah satu band pertama yang ketahuan lipsync.

Electric Light Orchestra, dipilih sebagai nama band karena cocok menggambarkan musik mereka yang menggabungkan instrumen rock elektrik dengan instrumen orkestra. Selain itu “Light Orchestras” adalah orkestra populer di Inggris pada era 1960an.

Manajer pertama ELO adalah Don Arden. Saat Don sudah kehilangan rasa ketertarikan untuk menjadi manajer band dan perusahaan rekaman, ia mengalihkannya kepada putrinya, Sharon untuk tetap menjalankan perusahaan rekaman Jet Record. Sharon menikah dengan Ozzy Osbourne beberapa tahun kemudian.

ELO, adalah satu dari sedikit band Inggris yang populer di Amerika Serikat dibandingkan negara mereka sendiri.

Ada cerita menarik mengenai album pertama ELO di Amerika, No Answer. Eksekutif dari United Artists salah memperhitungkan perbedaan waktu antara Los Angeles dan London. Saat ia menghubungi EMI Records, tidak ada satupun yang menjawab. Sehingga eksekutif UA tersebut menulis dalam catatannya, No Answer.

ELO mengerjakan soundtrack film Xanadu (1980). Disaat yang sama mereka sebenarnya mendapat tawaran untuk mengerjakan soundtrack di film sukses lainnya seperti Midnight Express dan Fame. Tapi Jeff Lynne mengaku tidak punya waktu yang cukup, dan memilih mengerjakan untuk Xanadu.

Memutuskan bubar di 1986. Setelah melalui perdebatan panjang mengenai nama grup, Bevan merilis album dan tur dengan nama ELO part 2 pada 1991. Jeff Lynne memulai rekaman dengan memakai nama ELO pada 2000.

Kelly Groucutt menuntut grup karena status keanggotaannya, ia dibayar sebagai session musician untuk album ELO. Ia berhasil memenangkannya dan mendapat royalti yang sesuai. Kelly meninggal dunia akibat serangan jantung pada 19 Februari 2009, di usia 63 tahun.

Jeff Lynne dikenal sebagai produser album Tom Petty, Roy Orbison dan George Harrison. Jeff bersama Bob Dylan membentuk The Traveling Wilburys pada 1988.

Jeff Lynne berencana mengadakan tur dengan formasi baru pada 2001, namun ditunda karena tidak cukup banyak menjual tiket.

Jeff Lynne adalah produser yang terpilih untuk mengerjakan proyek solo dari personil The Beatles, George Harrison untuk album Cloud Nine, Paul McCartney untuk album Flaming Pie dan beberapa proyek Ringo Starr. Jeff bakhan menggantikan George Martin sebagai produser untuk single terakhir mereka, Free as a Bird dan Real Love.