#NumpangNgeceng Maya Angelou

Lahir dengan nama Marguerite Annie Johnson, 4 April 1928, St. Louis, Missouri. Ia adalah penulis, aktris, screenwriter, penari, penyair dan aktivis hak sipil. Salah satu bukunya, “I Know Why the Caged Bird Sings” menjadi buku nonfiksi pertama dengan penjualan terbaik oleh penulis wanita Afrika-Amerika. Puisi “On the Pulse of Morning”, dari kumpulan puisi nominasi Pulitzer Prize “Just Give Me a Cool Drink of Water ‘Fore I Die”. Puisi yang ia tulis dan bacakan saat inagurasi Presiden Bill Clinton pada 1993. Ia meninggal dunia pada 28 Mei 2014.

Lahir sebagai wanita Afrika-Amerika, ia mengalami diskriminasi di Arkansas dan mengalami kejadian buruk saat ia diperkosa oleh teman lelaki ibunya. Oleh pamannya, teman lelaki ibunya tersebut dibunuh dan meninggalkan trauma bagi Maya sehingga ia jarang berbicara setelahnya.

Mendapatkan beasiswa untuk belajar menari dan akting di California Labor School, San Francisco, California.

Usia 16 tahun ia melahirkan putra, Guy. Setelahnya ia bekerja untuk kehidupannya dan anaknya.

Nama Angelou diambil dari pelaut Yunani, Anastasios Angelopulos. Kemudian menggabungkannya dengan nama panggil kecilnya, Maya.

Pertengahan 1950an-1961, karir Maya sebagai seorang performer dimulai. Mendapat peran dalam produksi “Porgy and Bess”, kemudian tampil di produksi off-Broadway, “Calypso Heat Wave” (1957), merilis album pertama, “Miss Calypso (1957). Maya yang juga anggota dari Harlem Writers Guild dan aktivis hak sipil ini membintangi drama musikal, “Cabaret for Freedom” yang keuntungannya ditujukan untuk Southern Christian Leadership Conference. Bersama James Earl Jones, Lou Gossett Jr, dan Cicely Tyson tampil dalam produksi off-Broadway, “The Blacks”. Meski mendapat penilaian positif, Maya memutuskan untuk tinggal di negara lain seperti Mesir dan Ghana, disini ia bekerja sebagai editor dan penulis paruh waktu, ia bahkan pernah memiliki posisi tinggi di Universitas Ghana.

Sekembalinya ia ke Amerika Serikat, oleh temannya yang juga penulis, James Baldwin, menulis pengalaman hidupnya. Buku “I Know Why the Caged Bird Songs” (1969), memoar tentang masa kecilnya dan tahun-tahun ia menjadi dewasa muda. Best-seller, dan namanya pun populer di dunia internasional.

Ia menulis drama, “Georgia, Georgia” pada 1972 dan ia menjadi produser wanita Afrika-Amerika pertama dan mendapat nominasi Tony Award untuk perannya dalam “Look Away” (1973) dan nominasi Emmy Award untuk miniseri “Roots” (1977).

Memenangkan Grammy Award untuk Best Spoken Word Album, sebuah versi audio puisi.

Namanya masuk dalam daftar penulis nonfiksi dengan penjualan terbaik selama 2 tahun berturut-turut pada harian The New York Times 1995, ini adalah waktu terlama berada dalam daftar tersebut.

Mencoba sesuatu yang baru, ia memulai debut sutradara di tahun 1998 dengan film “Down in the Delta” yang dibintangi Alfre Woodard. Beberapa tulisannya sangat inspiratif seperti kumpulan essain, “Wouldn’t Take Nothing for My Journey” (1994), “Letter to My Daughter” (2008) sampai buku masak karena tertarik dengan dunia kesehatan, seperti “Hallelujah! The Welcome Table : A Lifetime With Recipes” (2005) dan “Great Food, All Day Long (2010).

Martin Luther King Jr., adalah sahabat dekat Maya yang terbunuh pada hari ulangtahunnya di 4 April tahun 1968. Sejak saat itu ia berhenti merayakan ulang tahun dan mengirimkan bunga untuk istri Martin, Coretta Scot King selama lebih dari 30 tahun sampai Coretta meninggal di tahun 2006.

Berteman baik dengan TV personality seperti Oprah Winfrey, Maya sudah dianggap seperti ibu oleh Oprah.

Maya menulis dua lagu untuk film “For the Love of Ivy” yang disutradarai Sidney Portier di 1960an. Maya bersama Quincy Jones menulis lagu “You Put It on Me” dalam film tersebut dibawakan oleh musisi blues, B.B. King.

Film musim panas “Poetic Justice” (1993) yang disutradarai John Singleton. Janet Jackson dan Tupac Shakur turut membintangi film ini. Maya juga hadir dalam film ini dan puisinya yang berjudul “Alone” menjadi pembuka film.

Puisi “In And Out of Time”, Maya tulis untuk seri komedi “Medea’s Family Reunion” (2006).