Browse By

Ombudsman Ajak Warganet Lapor Keluhan Pelayanan Publik

Ombudsman Perwakilan Kalimantan Barat menggelar Kopi Darat Warganet Peduli Pelayanan Publik dengan tema Peningkatan Partisipasi Masyarakat (Parmas) untuk Perluasan Jejaring Ombudsman RI pada Selasa (10/10) di Cafe The Ta, Pontianak. Kopdar tersebut dihadiri oleh setidaknya 34 peserta yang berasal dari berbagai kalangan.

Kepala Perwakilan Ombudsman Kalbar, Agus Priyadi membuka kopdar dengan memperkenalkan tugas dan fungsi Ombudsman, yakni berfungsi mengawasi penyelenggaraan Pelayanan Publik yang diselenggarakan oleh Penyelenggara Negara dan Pemerintah, baik Pusat maupun derah, termasuk yang diselenggarakan oleh Badan Usaha Milik Negara serta badan Swasta atau perseorangan yang diberi tugas menyelenggarakan pelayanan publik tertentu.
Agus juga memaparkan beberapa masalah pelayanan publik yang dapat dilaporkan masyarakat. Masalah-masalah tersebut di antaranya, pelayanan yang lambat, tidak layak, lalai, tidak profesional dan tidak ramah. Selain itu, masyarakat juga dapat melaporkan pelayanan publik dengan persyaratan yang tidak jelas, berbelit-belit, tidak transparan, biaya yang tidak sesuai ketentuan, tidak ada jaminan kepastian hukum, serta mekanisme pengaduan pelayanan yang tidak jelas.

Jika anda sebagai masyarakat ingin melapor pelayanan publik kepada Ombudsman untuk ditindaklanjuti, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi sesuai dengan UU no. 37/2008. Persyaratan melapor ke Ombudsman di antaranya menuliskan data diri secara lengkap, uraian peristiwa, tindakan, atau keputusan yang dilaporkan secara rinci, sudah menyampaikan secara langsung kepada pihak terlapor atau atasannya namun tidak ada penyelesaian, serta batas waktu kejadian atau peristiwa yang dilaporkan belum lewat dari dua tahun.

Untuk saat ini, keluhan mengenai pelayanan publik dapat dilaporkan dengan datang langsung ke Kantor Ombudsman Perwakilan Kalbar di Jalan Surya Nomor 2A Pontianak Selatan, atau melalui akun Facebook dan Instagram Ombudsman Kalbar. (dhz)