Pedagang Pasar Tengah Tunggu Pembangunan

Pontianak – Hingga menunggu rencana pembangunan Pasar Tengah dimulai, sejumlah pedagang memilih tetap berjualan di sejumlah kawasan pasar meskipun harus dengan berdesakan, area yang sempit dan semrawut.

“Yaa mau bagaimana lagi, kita menunggu dimulainya proyek pasar ini, kan kita harus tetap cari nafkah buat anak istri, jadi mau tidak mau kami tetap berjualan, meskipun dengan kondisi apa adanya,” kata Ais (34) pedagang di kawasan Pasar Tengah, belum lama ini. Menurutnya, saat ini berjualan apa adanya menjadi pilihan Ais dan pedagang Pasar Tengah lainnya, mengingat mereka tidak tahu lagi mau berjualan di mana. “Ada lokasi tetapi yaa nama jualan kita inginnya yang banyak orangnya. Biar deh kami tetap di sini, biar ada penjualan dan pemasukan,” ucapnya.

Senada diungkapkan Cindi Manurung (55), pedagang di kawasan Pasar Tengah, tepatnya pasar pakaian bekas yang sempat terbakar juga terpaksa berjualan apa adanya. “Kita buat tenda sementara atau bisa juga kita gelar dagangan di samping jalan ini, karena kan belum dibangun sementara kita juga harus berjualan. Banyak teman yang membuat tenda sementara di lokasi kebakaran itu, tak apa yang penting masih dikunjungi orang,” ujar Cindi yang sudah puluhan tahun berjualan pakaian bekas ini.

Ia mengaku, selama ia berjualan di tenda sementara yang ia dan rekan-rekannya bangun, penjualan tidak berkurang, omset per hari hampir sama seperti hari biasanya meskipun masyarakat terpaksa harus berjongkok saat memilih pakaian bekas atau kepanasan karena atap hanya terbuat dari terpal sederhana. “Kasihan juga untuk pelanggan kita yang datang tapi kebanyakan mereka sudah paham akan kondisi kita seperti ini, bagaimana pun kita ingin memberikan yang terbaik tapi lihat kondisinya begini mau gimana lagi. Sejauh ini, pelanggan kita yang biasa ke sini tidak pernah komplain, asik-asik saja mereka karena sudah terbiasa dengan kondisi kita ada atau tidak ada bangunan sementara ini,” terang dia.

Sementara Kepala Dinas Perindustrin dan Perdagangan Kota Pontianak, Haryadi, mengungkapkan, Pemkot Pontianak, berencana membangun kembali Pasar Tengah yang terbakar pada tanggal 21 Agustus 2015. “Untuk sementara pedagang di kawasan Pasar Tengah harus pindah ke tempat yang telah disediakan,” ujarnya. Ia menyatakan, secara bertahap para pedagang di kawasan Pasar Tengah akan pindah ke sekitar Pasar Cempaka, Kapuas Indah.

Ada sekitar 206 pedagang yang terdiri atas 148 pemilik kios di kawasan Jalan Batang Hari dan 58 pedagang kaki lima di kawasan itu, selanjutnya pindah ke sekitar Pasar Cempaka Kapuas Indah. Menurut dia, pemindahan para pedagang harus dilakukan secepatnya karena pembangunan sebentar lagi akan dimulai. Pasar Tengah yang baru nantinya akan dibangun dua lantai yang terdiri atas tujuh blok. Sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI), kata dia, aktivitas pedagang harus bersih dan steril dari lokasi pembangunan. (Wati Susilawati)