Pelatihan Jurnalis Ungkap Fakta dan Edukasi Masyarakat

Pontianak – Jurnalis memegang peranan penting dalam mencegah dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla ini.
Demikian diungkapkan United Nation Development Programe Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation (UNDP REDD+) Yesua Pellokila, saat workshop jurnalis bertema serupa di hotel Aston, Selasa (19/4).
Menurut dia, masalah kebakaran kehutanan merupakan kejahatan besar yang bisa menghilangkan satu kawasan dan mampu merugikan satu generasi.
Jurnalis pun kata dia bisa memantau perkara, yang dimulai dari hulu ke hilir.
“Jangan sampai kita memuat berita di awal, lalu tidak berlanjut. Jurnalis sangat bisa memantau perkara, baik kasusnya maupun siapa yang menangani masalah tersebut, baik hakim maupun samapi sejauh mana perkara itu berlangsung,” paparnya.
Hal sama juga diungkapkan Sekretaris Komisi V Anggota DPRD Provinsi Kalbar, Johannes Donpang.
Menurut dia, jurnalis memiliki andil besar untuk memberikan, memaparkan informasi dan fakta yanga kurat dan otentik tentang apa yang terjadi pada setiap kejadian kejahatan lingkungan, tak terkecuali kebakaran hutan.
“Masyarakat perlu diedukasi terkait kejahatan lingkungan yang sangat marak. Belum lama kita mendapat musibah asap yang mana dampaknya luar biasa bukan hanya masalah kesehatan, pendidikan bahkan ekonomi. Nah, tugas jurnalis bisa menyajikan fakta, apa yang terjadi dan siapa yang terlibat hingga sejauh mana kasus di tingkat peradilan,” terangnya.
Sementara Kepala Dinas Kehutanan Kalbar, Kartono, berjarap komitmen semua pihak, termasuk jurnalis bisa memberi perubahan terkait pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Kalbar.
“Mencegah kebakaran hutan bukan perkara mudah dan setengah-setengah maupun hanya mengandalkan pemerintah saja tapi semua pihak harus ikut membantu. Para jurnalis bisa mengedukasi masyarakat lewat tulisan yang mengingatkan bahaya kebakaran hutan, penanggulangan masalah kebakaran, pencegahan maupun mengingatkan akan prilaku masyarakat,” jelas dia. (wti)