Browse By

Pemangkasan Dana Transfer Daerah Tidak Signifikan

Pontianak – Terkait rencana pemangkasan anggaran belanja transfer ke daerah dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBNP) 2016 oleh pemerintah pusat, Wali Kota Pontianak, Sutarmidji mengatakan, dana transfer daerah yang dipangkas untuk Kota Pontianak jumlahnya tidak terlalu signifikan. Sebab sebagian besar dana berasal dari pemerintah pusat dilaksanakan oleh kementerian. “Bukan Pemerintah Kota Pontianak, hanya pekerjaannya ada di Pontianak,” ujarnya usai rapat paripurna dalam menyampaikan Pendapat Akhir (PA) Walikota di Aula DPRD Kota Pontianak, belum lama ini.
Dana transfer ke daerah adalah dana yang dialokasikan untuk mengurangi ketimpangan sumber pendanaan antara pusat dan daerah, mengurangi kesenjangan pendanaan urusan pemerintahan antar daerah, mengurangi kesenjangan layanan publik antar daerah, mendanai pelaksanaan otonomi khusus dan keistimewaan daerah. Menurutnya, kemungkinan yang dipangkas adalah Dana Alokasi Khusus (DAK), sementara Dana Alokasi Umum (DAU) diyakininya tidak mungkin dikurangi.
Demikian pula dana transfer daerah untuk pembangunan infrastruktur tidak bakal dipangkas. Pihaknya juga akan melakukan perubahan anggaran untuk menyesuaikan dan melakukan pergeseran anggaran. Apalagi saat ini defisit anggaran masih cukup besar nilainya yakni sekitar Rp 52 miliar. Hal ini disebabkan berkurangnya bagi hasil yang diperoleh dari pemerintah provinsi. “Mudah-mudahan itu bisa terpenuhi dari item-item lain,” terang Midji.
Kendati perolehan pendapatan dari sektor pajak realisasinya lebih baik dari tahun lalu namun dirinya memperkirakan pencapaian target yang sudah dipatok tahun ini sulit terealisasi. Namun demikian, realisasi perolehan pajak tahun ini diyakininya akan melampaui target tahun 2015 lalu. “Kalau untuk tahun ini, sulit untuk mencapai target yang telah dipatok sebab targetnya terlalu tinggi,” pungkasnya. (wti)