Browse By

Pembangunan Pasar Tradisional Semrawut

Warta 3 – 15 Juni 2011

Beberapa pasar tradisional yang berada di kota Pontianak diakui penataannya masih belum teratur dan belum maksimal sehingga terkesan semrawut. Hal ini disampaikan Deden, Ketua Komisi D DPRD Kota Pontianak.

Menurut Deden, hal ini bisa dilihat dari masih banyaknya kios-kios di pasar tradisional yang masih terlihat  kosong, padahal tujuan dari penataan tersebut adalah mengkoordinir para pedagang kaki lima agar berjualan ditempat yang telah disiapkan tersebut.

Deden juga menyayangkan adanya pembangunan pasar tradisional yang tidak sesuai dengan yang diinginkan. Misalnya pasar Cempaka yang belum setahun ditempati pedagang, tetapi sudah mengalami kerusakan bangunan, seperti kebocoran. Deden mengharapkan kontraktor sebagai pelaksana pekerjaan untuk bertanggung jawab.

Deden menyarankan kepada Pemerintah Kota (Pemkot)Pontianak agar lebih serius lagi dalam menata pembangunan pasar tradisional.

Menanggapi pandangan mengenai pembangunan pasar-pasar tradisional tersebut, Paryadi sebagai Wakil Walikota Pontianak mengatakan bahwa Pemkot Kota Pontianak akan terus berupaya secara optimal untuk melakukan rehabilitasi baik total maupun sebagian sebagai bentuk perhatian Pemerintah kepada para pedagang dan konsumen.

Paryadi menambahkan, ke depannya pembangunan pasar tradisional akan dibangun secara lebih modern terhadap kondisi fisik maupun prasarana penunjang pasar tradisional.