Browse By

Pemkot dan Kemenag Gelar Manasik Haji Massal

Pontianak – Walikota Pontianak, Sutarmidji mengingatkan seluruh calon jamaah haji, termasuk ketua rombongan maupun ketua regu yang memimpin kelompoknya untuk tidak bersikap riya’ dan sombong selama menjalankan ibadah haji, sejak dari tanah air hingga berada di tanah suci. “Yang penting ikuti semuanya yang sudah diatur oleh pemerintah. Ketua regu maupun ketua kelompok harus tunduk walaupun sudah sekian tahun menetap di Mekkah, tidak boleh sombong dan riya’,” ujarnya saat membuka manasik haji massal bagi calon jamaah haji Kota Pontianak di Masjid Raya Mujahidin, Selasa (9/8).

Hal itu diungkapkan Sutarmidji lantaran selama dua tahun berturut-turut dirinya melepas calon jamaah haji, pernah kejadian ketika ia menyampaikan arahan di hadapan calon jamaah haji supaya disiplin, salah seorang Ketua Tim Petugas Haji Daerah (TPHD) menyeletuk dengan sindiran “ingat tuh kata Wali Kota, disiplin”. Nada bicaranya terkesan tidak berkenan diingatkan karena merasa dirinya sudah berpengalaman memimpin kelompok calon jamaah haji. “Tapi apa yang terjadi, ketika anggota regunya sudah menaiki bus, saya menemukan dua lembar boarding pass yang tertinggal dan ternyata milik anggota regu dia. Saya panggil dan katakan kepada dia, itulah anda tadi diingatkan untuk disiplin, ini ditunjukkan Allah akibatnya,” tukasnya.

Selain disiplin, dirinya juga mengingatkan kepada para calon jamaah haji supaya membersihkan hati sejak dari sekarang hingga sekembalinya dari tanah suci. Sutarmidji juga berpesan kepada seluruh ketua rombongan supaya memperhatikan jamaah yang berusia lanjut. “Para jamaah juga jangan tergantung pada pembimbing saja,” tuturnya.

Terkadang jamaah haji yang menjalankan ibadah di tanah suci menyempatkan diri untuk berbelanja oleh-oleh bagi keluarga di tanah air. Karenanya, ia berpesan kepada seluruh jamaah untuk tidak berbelanja dulu hingga saat mendekati waktu pulang ke tanah air. “Konsumsi sebanyak mungkin air zam-zam selama melakukan ibadah tawaf di tanah suci,” pesannya.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pontianak, Andi Djafar mengatakan, calon jamaah haji asal Kota Pontianak berjumlah 427 jamaah. “Calon jamaah haji Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya tergabung dalam dua kloter,” tuturnya.

Terkait manasik massal bagi calon jamaah haji Kota Pontianak yang digelar atas kerja sama Pemerintah Kota Pontianak dengan Kantor Kemenag Kota Pontianak, dirinya menjelaskan, dalam manasik ini calon jamaah haji akan diberikan materi berkaitan dengan aturan, baik itu hak maupun kewajiban jamaah dalam melaksanakan ibadah haji. “Untuk masalah kesehatan sudah kami berikan di masing-masing kecamatan,” pungkasnya. (wti)