Pemkot Pontianak Konsisten Tingkatkan Disiplin Pegawai

Warta Volare Edisi  11 Maret 2015

Pontianak – Upaya peningkatan disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak terus dilakukan oleh Badan Kepegawaian Daerah Kota Pontianak. Hal ini tampak dari laporan terkait disiplin PNS selama tahun 2014.

Komitmen BKD Kota Pontianak ditunjukkan dengan upaya-upaya monitoring pegawai yang rutin dilakukan. Sepanjang tahun 2014 BKD Kota Pontianak melakukan monitoring terhadap 3728 orang pegawai, terutama petugas administrasi dan petugas lapangan. Kepala BKD Kota Pontianak, Khairil Anwar menjelaskan,

“Setelah kita lakukan penegakan disiplin, maka akan ada tindak lanjut berupa sanksi-sanksi yang diberikan apabila terdapat pelanggaran. Setelah diberikan sanksi juga kita tetap pantau terus pegawai-pegawai yang sudah diberi sanksi ini tadi,” jelasnya Selasa pagi (10/3).

Sanksi yang diberikan kepada pegawai yang terbukti melakukan pelanggaran-pelanggaran disiplin sesuai dengan PP Nomor 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin Pegawai.

“Kita selalu perketat penerapan peraturan ini, makanya tahun 2014 ini meningkat angka pegawai-pegawai yang dikenakan sanksi,” ungkapnya. Selama tahun 2014 dari total 3728 pegawai yang diawasi, ada 173 pegawai yang telah mendapatkan teguran dari Walikota/Sekretaris Daerah Kota Pontianak. Sedangkan pegawai yang telah dijatuhi hukuman disiplin sebanyak 43 orang, mulai dari hukuman disiplin ringan sampai berat.

“PNS itu kan abdi negara, abdi masyarakat, jadi kami akan terus pantau untuk memastikan PNS di Kota Pontianak ini benar-benar bekerja melaksanakan tugasnya dan taat pada aturan-aturan yang berlaku. Jangan sampai malah keluyuran kemana-mana dan lalai terhadap tugasnya,” tegas Khairil. 

Upaya peningkatan disiplin juga semakin diperkuat dengan akan dikeluarkannya Peraturan Walikota tentang disiplin pegawai.

“Di dalam Perwa nanti akan dijelaskan tentang pemberian TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai) yang akan diberikan hanya kepada pegawai yang tidak mendapat sanksi atau hukuman. Mereka yang mendapat hukuman akan dikurangi TPP nya bisa sampai 50%,” jelasnya.

Sekarang ini, Perwa terkait disiplin pegawai masih dalam tahap penyusunan di Bagian Hukum Sekretariat Kota Pontianak.

“Kami berharap betul seluruh pegawai bisa meningkat disiplin dan performa kinerja nya. Dan yang sudah pernah mendapat sanksi akan terus kami pantau, agar jangan lagi mengulangi kesalahannya,” ujar Khairil Anwar.( sisi)