Penanggulangan Kebakaran Hutan Butuh Kerjasama dan Komitmen

Pontianak –¬†Pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan tidak bisa dilakukan secara parsial tetapi butuh komitmen dan kerjasama semua pihak.
Demikian diungkapkan Sekretaris Komisi V Anggota DPRD Provinsi Kalbar, Johanes Donpong, kemarin.
“Kita butuh kerjasama, tidak bisa secara parsial penanganannya karena ini masalah berdampak besar,” katanya.
Diakuinya, banyak dampak akibat bencana kebkaran hutan dan lahan ini. Tidak hanya masalah kesehatan tapi juga pendidikan dan ekonomi.
“Bayangkan kebakaran hutan dan lahan mengakibatkan banyak warga yang terpapar asap, para pelajar tidak bisa bersekolah dan masyaakat pun sebagain tidak bisa beraktivitas ekonomi, penerbangan ditunda, transportasi air juga mandek, belum lagi, kawasan-kawasan yang terdampak hebat enggan untuk keluar rumah,” paparnya.
Ia menurutkan, biaya yan dikeluarkan oleh pemerintah pusat untuk penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di seluruh Indonesia, tak terkecuali Kalbar mencapai Rp 200 Triliun.
“Sungguh suatu angka yang fantastik, setengah biaya dari biaya tsunami di Aceh. Dan hasilnya tidak maksimal, kalau sudah begini sangat disayangkan sekali. Akang sangat baik jika anggaran itu dibagi-bagi untuk setap provinsi. Meskipun demikian, pemerintah harusnya bisa mencegah hal ini ketimbang saat terjadi kebakaran yang ujung-ujungnya sia-sia,” paparnya. (Wati)