Browse By

Peningkatan Kepatuhan Wajib Pajak

Warta 3 – 14 Juni 2011

Dalam rangka meningkatkan kepatuhan masyakat untuk membayar pajak, Direktorat Jenderal Pajak Kanwil DJP Kalimantan Barat mengadakan ‘Media Gathering Kanwil DJP Kalimantan Barat’. Acara yang diladakan tadi pagi di Hotel Mercure Pontianak menghadirkan Awan Nurmawan Nul, Kepala Kanwil DJP Kalimantan Barat, yang menjelaskan penyebab ketidakpatuhan masyarakat.

Menurut Awan, faktor pertama adalah faktor non-ekonomi yaitu ketidaktahuan, orientasi nilai, keteladanan, perilaku, rujukan, dan preferensi terhadap risiko. Faktor kedua adalah faktor ekonomi yaitu tingkat penghasilan, tarif pajak, kemungkinan diperiksa, dan tingkat penalti yang dihadapi pajak. Padahal manfaat pajak sangat besar untuk perkembangan suatu negara.

Awan juga menjelaskan penggunaan uang pajak meliputi mulai dari belanja pegawai sampai dengan pembiayaan berbagai proyek pembangunan. Pembangunan sarana umum seperti jalan-jalan, jembatan, sekolah, rumah sakit/puskesmas, kantor polisi, juga dibiayai dengan menggunakan uang yang berasal dari pajak.

Uang pajak juga digunakan untuk pembiayaan dalam rangka memberikan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat.

Awan juga mengatakan setiap warga negara mulai saat dilahirkan sampai dengan meninggal dunia, menikmati fasilitas atau pelayanan dari pemerintah yang semuanya dibiayai dengan uang yang berasal dari pajak. Sehingga jelas bahwa peranan penerimaan pajak bagi suatu negara menjadi sangat dominan dalam menunjang jalannya roda pemerintahan dan pembiayaan pembangunan.

Basuki Rachmad, Kabid Dukungan Teknis dan Konsultasi menyampaikan denda bagi yang tidak melaporkan ada atau tidaknya transaksi setiap bulannya, di antaranya adalah apabila terlambat sehari yaitu sebesar Rp 500.000.

Basuki menambahkan, pemberian sanksi seperti ini agar setiap wajib pajak mau mematuhi kewajiban membayar pajaknya kepada negara untuk menunjang pembangunan negaranya.