Browse By

Pemilihan Walikota Pontianak Tak Akan Ada Calon Tunggal

Pontianak – Walikota Pontianak, Sutarmidji optimistis dalam pemilihan walikota mendatang tidak akan terjadi calon tunggal sebagaimana yang selama ini terjadi di daerah-daerah lain.
Ia memprediksi, dari partai politik kemungkinan empat pasang calon sedangkan independen dua calon. Secara keseluruhan diperkirakannya ada enam hingga tujuh pasangan calon.
“Bahkan kalau ada 12 pasang calon itu lebih baik. Jadi bisa mengakomodir semua elemen,” katanya.
Ia mengingatkan kepada para bakal calon yang ingin maju dalam pemilihan wali kota supaya mengukur elektabilitas masing-masing sebelum memutuskan untuk maju.
Kuncinya, lanjut Midji, dengan mengukur berapa persen tingkat pengenalan masyarakat terhadap yang bersangkutan dan berapa persen tingkat rasa suka masyarakat kepada bersangkutan. Dengan tolok ukur tersebut, baru bisa diprediksi berapa persen peluang untuk dipilih masyarakat.
“Jangan saking semangatnya ingin maju tanpa memandang elektabilitas yang bersangkutan. Kalau pengenalan masyarakat tidak dipertimbangkan, rasa suka masyarakat kepadanya tidak dipertimbangkan, maka bisa dibilang itu konyol,” ujarnya.
Namun demikian, ia menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat untuk menentukan pilihan masing-masing sesuai hati nurani.
Sutarmidji berharap para bakal calon itu sudah mulai menyampaikan visi dan misinya, baik melalui media sosial maupun media cetak atau elektronik supaya masyarakat punya pilihan.
“Saya berharap masyarakat ke depan memilih pemimpin itu lihat dari visi dan misinya. Dari visi dan misinya bisa kita lihat mau dibawa kemana Pontianak ini,” tukasnya.
Ditanya siapa yang paling disukainya di tengah para calon yang ingin maju, orang nomor satu di Kota Pontianak ini tak secara gamblang menjawab.
“Saya tidak mengumpulkan dukungan pada seseorang, melainkan melihat programnya, visi dan misinya serta dari sisi kemampuan memimpin,” ucapnya.
Untuk itu, ia meminta para calon-calon itu nantinya bersaing secara sehat untuk menjadi pemimpin Kota Pontianak dan bisa membuat Pontianak semakin maju.
“Itu yang saya harapkan dari para calon. Bersaing bukan berarti dalam hal adu kekuatan, tetapi gunakan program saja.Dari sekarang harus sudah berani, jangan takut-takut,” tegas pria yang digadang-gadang siap maju untuk memperebutkan KB 1 ini. (sis)