Browse By

Pusat Layanan Usaha Terpadu Beri Layanan Usaha Terpadu Gratis

Pontianak –¬†Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk mengubah paradigma masyarakat tentang memulai usaha tanpa harus menjadi pekerja alias menjadi pegawai. Tertutama, memberikan sosialisasi dan pemahaman tentang membangun bisnis mandiri dengan dimulai dari hobbi.

Ini yang tengah dilakukan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT)  Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (KUMKM) Provinsi Kalimantan Barat yang kerap menggelar sejumlah pendampingan, pelatihan, pengembangan hingga promosi pemasaran layanan untuk para pemilik usaha baik pemula maupun yang sudah lama berkecimpung dalam dunia bisnis lokal.

Menurut penyuluh sekaligus motivator PLUT Kalbar, Suherman, PLUT dibentuk untuk memberikan tujuh layanan kepada masyarakat yang ingin memulai usaha atau sekedar berkonsultasi terkait berbagai macam permasalahan usaha.

“Tujuh layanan tersebut konsultasi bisnis, pendampingan, pelatihan dan pengembangan. Mediasi dan jaringan bisnis juga kita tekankan sebagai bagian daru upaya kita untuk memaksimalkan para enterpreneur ini. Tidak hanya itu, promosi dan pemasaran, advokasi identifikasi unggulan daerah, pendampingan bahkan kita juga menyediakan perpustakaan enterpreneur,” paparnya.

Lembaga ini merupakan lembaga yang dibentuk oleh Kementrian Koperasi dengan penanggung jawab Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kalbar.  Umumnya, PLUT memberikan jasa non finasial secara menyeluruh dan terintegrasi bagi koperasi dah usaha mikro, kecil dan menengah.

“Ini gratis, kita tidak memungut bayaran sepeser pun dari yang datang untuk berkonsultasi, bahkan kita latih mereka dan beri advikais hingga pelatihan-pelatihan kewirausahaan yang kerap kita lakukan setiap seminggu sekali,” paparanya.

Ini dilakukan menyeluruh sehingga para pemilik usaha bisa maksimal dalam memulai usahanya, baik pihaknya membantu dalam mengurus masalah permodalan dengan KUR yang ada di sejumlah bank hingga pemasaran bekerjasama dengan sejumlah pihak, termasuk juga bagaimana membantu para wirausaha ini mengemas produknya.

“Jika soal modal, kita sarankan mengambil paket KUR, jika soal kemasan ada rumah kemasan dan jika terberntuk pemasaran kita sudah bekerjasma dengan sejumlah pihak, baik stand-stand milik pemerintah, hingga sejumlah stakeholder,” terang dia.

PLUT bersaha untujk menjadi pusat layanan terpadu yang memampukan koperasi dan UMKM dalam mengembangkan potensi unggulan daerah kita sendiri, khususnya membangun potensi ekonomi koperasi dan UMKM di perbatasan.

“Slogan kita adalah sajuta UMKM naik kelas. Bagaimana membuat citra dan kualitas UMKM kita berdaya saing, baik di mata lokal, nasional bahkan internasional, ” ucapnya. (Wati Susilawati)