Browse By

Review Film London Has Fallen by @dodon_jerry

Film ini adalah film sekuel dari Olympus Has Fallen yang sempat menjadi salah satu film aksi terbaik di zamannya. London Has Fallen bercerita tentang aksi dari Mike Banning yang diperankan oleh Gerard Butler dalam misinya untuk menggagalkan aksi sebuah kelompok misterius yang ingin membunuh semua pemimpin di dunia. Ia mengetahui hal ini setelah menghadiri pemakaman Perdana Menteri Inggris yang disinyalir telah meninggal dengan misterius. Sebagai salah satu agen, tentunya Mike tidak tinggal diam dan langsung bergerak untuk menghentikan aksi mengerikan dari kelompok misterius tersebut.

Mike Banning (Gerard Butler) anggota agent rahasia dengan berfikir untuk pensiun apalagi istrinya Leah Banning (Radha Mitchell) dalam kondisi hamil. Namun rencana itu gagal ketika perdana menteri Inggris meningal dunia dan 40 pemimpin Negara hadir dalam pemakaman termasuk di dalamnya presiden USA bernama Benjamin Asher (Aaron Eckhart). Kemudian muncul ancaman dari para teroris dipimpin Aamir Barkawi (Alon Aboutboul) dengan maksud membalas dendam atas serangan tak berawak USA serta berusaha untuk membunuh Benjamin Asher untuk disiarkan ke seluruh dunia.

Sekilas dari trailer-nya, kurang lebih bayangan kita film ini akan seperti film sebelumnya Olympus Has Fallen yang mirip-mirip cerita film White House Down. Buat yang udah nonton film Olympus Has Fallen, mungkin penasaran banget ya dengan aksi Gerard Butler kali ini. Mengangkat kisah terorisme dalam pemerintahan Amerika, namun dengan latar belakang tempat yang sedikit berbeda dengan White House Down, yaitu di London.

Aaron Eckhart yang berperan sebagai Presiden Amerika, Benjamin Asher, sedang menghadiri pemakaman Perdana Menteri Inggris di London. Presiden Benjamin beserta timnya dikawal oleh pengamanan pribadinya yang diperankan oleh Gerard Butler yaitu Mike Banning. Kurang lebih hampir seluruh Kepala Negara dunia menghadiri pemakaman tersebut. Masih dalam persiapan pemakaman, Presiden Amerika Benjamin baru saja tiba di perjalanan menuju Buckingham Palace, ketika pengeboman pertama terjadi. Namun Presiden Benjamin berhasil terselamatkan dengan pengawalan Mike. Ledakan bom juga terjadi di beberapa tempat dimana beberapa Kepala Negara berada.

Terorisme secara nyata terjadi di London, dan para teroris pun semakin sulit diterka karena sebagian dari mereka menyamar sebagai Kepolisian London. Beberapa Kepala Negara pun berhasil ditumbangakan, namun target teroris yang sesungguhnya adalah Presiden Benjamin. Dengan kemampuan Mike Banning, Presiden Ben berhasil diselundupkan hingga mencari perlindungan di MI6.

Dalam adegan pembukaan film, Najafi jelas memperkenalkan kembali penonton seperti film pertamanya. Setelah peristiwa terjadi, Mike Banning sedang mempertimbangkan pensiun namun teroris kembali muncul dan istri mengharapkannya. Beberapa pengembangan karakter pada Banning terlalu klise. Dia tampil sebagai standar orang baik, memiliki penampilan baik, maskulinitas dan humor telah menjadi hal biasa di film action modern.

Seperti film pertama, sekali lagi audience diberi peran pendukung yang sangat berbakat seperti Morgan Freeman, Angela Bassett, Robert Forster, Radha Mitchell, Alon Moni Aboutboul dan antagonis utama Aboutboul yang memberikan kinerja yang nyaman diformulasikan sebagai teroris Aamir Barkawi. Karakternya berusaha untuk membalas dendam pada Amerika Serikat atas kematian putrinya. Serupa dengan film sebelumnya, plot yang mudah diprediksi dan ledakan-ledakan efek CGI terlalu berlebihan sehingga hal ini Najafi gagal untuk menyajikan film genre action/thriller.