Browse By

Review Film Robot Overlords by @dodon_jerry

Saya menonton film yang sudah cukup lama beredar. Robot Overlords. Mungkin beberapa sudah ada yang menonton dan tentu mempunyai pandangannya masing-masing. Ada yang sama dengan tulisan saya ada pula yang berbeda. Anyway, thanks sudah mampir dan rutin membaca review film di www.volarefm.com. Saya sempat mengecek hasil penilaian dari rottentomatoes dan IMDB apapun hasilnya, saya tetap menontonnya.

Dirilis oktober 2014. Film ini mengambil latar pada saat bumi sedang diserang oleh pasukan robot dari galaksi lain, dimana mereka memaksa para manusia untuk tinggal di rumah untuk menyelamatkan diri, atau mereka akan dihancurkan. Di tengah kondisi itu, seorang anak remaja bernama Sean Flynn (Callan McAuliffe) dan teman-temannya justru keluar rumah untuk mencari ayah Flynn yang telah lama hilang. Dalam pencarian tersebut, Flynn berhasil menemukan sebuah cara untuk melawan para robot dan menyadari bahwa ada hal lain di dalam peperangan ini selain keluarganya sendiri.

Setelah invasi alien, penduduk bumi dilarang untuk meninggalkan rumah. Robot dari dunia lain ini hadir untuk melakukan penelitian rahasia mereka. Akhirnya ada adik beradik yang berhasil mengetahui cara meretas implan yang ditanamkan di kepala mereka. Sehingga mereka berusaha menemukan jawaban dari segala pertanyaan yang selama ini ada dikepala mereka

Mari sedikit mundur ke beberapa tahun lalu dimana film-film bertemakan petualangan keluarga laris manis di pasaran. Sebut saja JJ Abrams dengan Super 8 atau beberapa film besutan Steven Spielberg. Tapi kalau boleh jujur, jika anda pecinta film sci-fi film ini akan jauh dari harapan selain tidak ada fakta ilmiah yang digunakan film ini sepertinya minim penelitian sebelum di buat. Anggaplah kita menonton film imajinasi sutradara yang dibuat dengan menggunakan pendekatan sci-fi.

Film ini memang kelas “B” karena minim budget dan menggunakan pemain yang tidak terkenal. Namun jangan remehkan akting mereka. Pusat perhatian memang dikhususkan bagi tontonan remaja sehingga bintang utamanya remaja. Tapi untuk aktingnya cukup baik dan patut diperhitungkan. Permainan sesuai dengan peran dan mereka mampu menghidupkan karakter masing-masing. Saya pribadi menerima saja apa yang disajikan film ini karena memang menyesuaikan dengan target penontonnya.

Walaupun bermodal kecil film ini juga menggunakan efek CGI yang cukup baik. Pesawat luar angkasa serta robot besar yang bertebaran dimana-mana bergerak dengan baik dan terlihat bagus walaupun tidak sesempurna film Transformer. Begitulah konsekuensi yang saya dapat dari film ini.

Kesalahan utama mungkin dengan cerita dan beberapa adegan yang bertele-tele. Kemungkinan beberapa scene yang hanya bertujuan memanjangkan cerita. Agak berat memang menonton film ini di Bioskop kalaupun ingin mendepatkan layar yang besar dan efek suara yang bagus tetap anda harus membawa cemilan yang cukup banyak.

Jangan terlalu berekspektisi tinggi dengan film ini. Cukup menonton dengan santai dan turunkan pemikiran anda di level remaja sesuai dengan target audience nya.