Review Film Sleepless by dodon_jerry

Jamie Foxx bermain film action? Wah! Seorang komedian yang tidak diragukan lagi lawakannya bermain film genre action, saya penasaran dengan aktingnya. Seperti apa kemampuan yang ditunjukkan di film sleepless ini? Inilah yang membuat saya menuju bioskop.

Film dibuka dengan adegan yang cukup seru, yaitu baku tembak yang terjadi di jalanan. Entah siapa dua kubu yang tengah bertikai ini, namun kedua kubu ini tampaknya tengah memperebutkan sebuah tas yang berisi narkotika. Belakangan diketahui, salah satu dari anggota gangster tersebut adalah seorang polisi. Vincent Downs yang diperankan oleh Jamie Foxx, menjadi tokoh utama di film berjudul Sleepless ini. Sleepless merupakan sebuah remake dari film asal Belgia berjudul Sleeples Night yang pernah dirilis di tahun 2011.

Hal yang cukup unik dari film Sleepless, diawal film para penonton tidak diberikan clue sama sekali tentang karakter dari Vincent Downs. Yang penonton tahu, Vincent Downs adalah seorang polisi yang terjerumus ke dalam dunia kelam bisnis narkotika.  Sedikit tentang kehidupan Vincent Downs  bahwa ia memiliki masalah dengan keluarganya. Ia telah bercerai dengan isterinya dan anaknya yang tengah tumbuh remaja tak mengenali ayahnya karena jarang berkomunikasi.

Jadi mulai dari awal hingga akhir cerita, penonton digiring untuk mempertanyakan apakah Vincent Downs ini seorang protagonis atau seorang antagonis. Namun karakter yang ia mainkan kali ini memang punya ‘kamuflase’ yang cukup jelas terlihat. Hanya saja, penonton masih terus menebak, siapa sebenarnya Vincent Downs, dan apa motif ia sesungguhnya.

Untuk genrenya sendiri, walaupun bertema kriminal dan banyak adegan kekerasan, tapi film Sleepless juga banyak membawa drama keluarga untuk konflik yang dihadirkannya. Hanya saja keterikatan antara Vincent Downs dengan putranya kurang ekspresif secara emosional. Dialog antara Jamie Foxx dan Markel Watson (Cortez Downs) masih terlihat agak canggung. Tidak ada adegan yang terlalu kasar atau sensual yang explicit, baik secara dialog maupun scene yang dihadirkan. Sleepless memiliki rating 17 tahun keatas.

Lokasi yang hanya berkutat di satu gedung, mungkin menjadi hal yang paling membosankan selama film berlangsung. Entah mengapa tim produksi memilih hanya menggunakan satu lokasi tersebut, yang jelas akan lebih baik jika menggunakan lebih banyak tempat, apalagi untuk aksi kejar-mengejar.

Secara keseluruhan, Sleepless punya cerita menarik dan memiliki plot twist yang baik. Hanya saja eksekusinya dalam adegan masih kurang ‘kuat’. Banyak hal-hal yang perlu ditambahkan agar film ini menjadi lebih seru untuk disimak.