Browse By

Sarawak Tourism Board adakan Sarawak Expo di Mega Mall Pontianak

Sarawak Tourism Board mengadakan ‘Sarawak Expo’ pada tanggal 28 – 29 November 2015 bertempat di lantai dasar A. Yani Mega Mall Pontianak, dimulai dari pukul 09.00 – 21.00.

Penyelenggaraan Expo ini merupakan kali ke-3 sejak tahun 2013 di Pontianak. Merupakan usaha dari Lembaga Pariwisata Sarawak yang bekerjasama dengan Asosiasi Tur dan Agen Wisata Indonesia (ASITA) Kalimantan Barat. Keduanya berusaha memperkenalkan destinasi wisata yang kaya alam, budaya dan petualangan.

Jumat kemarin (27/11), Lembaga Pariwisata Sarawak bersama ASITA mengadakan business session dengan 18 organisasi yang terdiri dari 35 peserta dari Sarawak, dipertemukan dalam sesi seminar singkat dan bersama lebih dari 26 agensi wisata yang mewakili Kalimantan Barat.

Lembaga Pariwisata Sarawak memperkirakan kedatangan wisatawan pada tahun ini mencapai 5 juta orang jika digabungkan dengan wisatawan dari Indonesia. Pada tahun lalu 4.857 juta wisatawan mengunjungi Sarawak melebihi perkiraan yang hanya 4.5 juta. Jumlah ini mewakili 18% peningkatan dari 464,661 wisatawan asal Indonesia yang tercatat pada tahun 2013.

Prediksi peningkatan jumlah wisatawan dibuat dengan melihat dari penurunan jumlah wisatawan di beberapa wilayah tahun ini. Namun, tidak dapat dipungkiri wisatawan yang paling banyak datang berasal dari Brunei Darussalam, sekitar 1,9 juta dan menyumbang sekitar 67% dari jumlah huni hotel di Kota Miri. Kedatangan ini dengan tujuan untuk berbelanja di Kota Miri yang letaknya paling dekat dengan Brunei, dibagian utara Sarawak.

Masih banyak hotel yang sedang dalam tahap rencana pembangunan di Sarawak untuk mengakomodasi peningkatan kedatangan wisatawan kedepannya. Hotel baru sedang dibangun di Kuching untuk meningkatkan persediaan kamar di hotel-hotel yang terdaftar lebih dari 2000 buah.

Salah satu acara bergengsi yang telah menciptakan nama besar bagi Sarawak adalah Rainforest World Music Festival yang biasanya diadakan pada pertengahan tahun. Pada tahun depan, acara ini akan diadakan pada 5 – 7 Agustus 2016. Acara musik terkemuka ini telah menarik tidak kurang dari 22.000 orang penggemar musik dari seluruh dunia termasuk negara tetangga seperti Indonesia, Singapura dan Brunei. Perayaan ke-19 tahun penyelenggaraan acara musik ini pada tahun depan terlihat semakin memperkuat branding Sarawak sebagai tujuan ekowisata.