Browse By

Seluruh Perizinan Harus via Online

Pontianak – Walikota Pontianak, Sutarmidji menegaskan kepada Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Perumahan Kota Pontianak untuk membenahi instansinya. Ia ingin ada perbaikan di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tersebut, diantaranya percepatan-percepatan pelayanan dan penyerapan anggaran. “Satu-satunya yang dinilai lamban dalam penyerapan anggaran itu adalah Dinas Cipta Karya. Pelayanan di sana juga masih ada terkesan lambat walaupun sudah ada perubahan-perubahan yang baik,” tegurnya saat pelantikan pejabat eselon III dan IV di Aula Sultan Syarif Abdurrahman (SSA) Kantor Wali Kota, Jumat (12/8).
Sutarmidji meminta kepada Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T), Junaidi, untuk mulai menerapkan pelayanan secara online terhadap seluruh jenis perizinan. Pelayanan perizinan tidak lagi harus berhadapan langsung dengan petugas di loket. “Sehingga tidak begitu merepotkan. Saya minta mereka melakukan kinerja dengan baik,” katanya.
Selain Dinas Cipta Karya dan BP2T, ia juga menegur Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Pontianak yang melakukan pelayanan jemput bola untuk pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di lokasi-lokasi yang perolehan PBB-nya tidak cukup besar. “Seharusnya Dispenda itu memprioritaskan pelayanan jemput PBB di lokasi-lokasi yang perolehan PBB-nya paling besar seperti di Kelurahan Benua Melayu Darat atau Darat Sekip, baru lokasi-lokasi lainnya,” tukas Midji.
Bidang Pertamanan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Pontianak juga dimintanya untuk memikirkan supaya seluruh kota ini indah dan nyaman. Bahkan, Walikota yang terpilih dua periode ini akan menambah anggaran untuk pertamanan tahun depan. “Akan ada pembuatan taman-taman di lingkungan sekolah dalam rangka menciptakan keindahan dan kesejukan serta lingkungan yang asri di sekolah-sekolah,” imbuhnya.
Sejumlah pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak dilantik Wali Kota Sutarmidji. Adapun jumlah pejabat eselon III dan IV yang dilantik keseluruhan berjumlah 35 orang, terdiri dari eselon III sebanyak 12 orang dan eselon IV sejumlah 23 orang. Dari jumlah tersebut, dua orang camat, yakni Camat Pontianak Barat Najwa dan Camat Pontianak Tenggara Iwan Amriady turut dilantik. Pelantikan ini mengisi dua jabatan camat yang kosong tersebut. Iwan yang dilantik menjadi Camat Pontianak Tenggara, sebelumnya sekretaris camat yang menjadi pelaksana tugas (Plt) camat. “Jadi kita definitifkan dia, tetapi kalau di Pontianak Barat, sekretarisnya belum memenuhi syarat untuk dijadikan camat sehingga kita rekrut dari Satpol PP, Ibu Najwa,” jelasnya.
Selain camat, sebanyak tujuh lurah dilantik yakni Lurah Sungai Jawi Dalam Thedy Setia Utama, Lurah Sungai Jawi Luar Ayu Prissa Kartika, Lurah Parit Mayor M. Akif, Lurah Tanjung Hulu Marhaeni, Lurah Dalam Bugis Syarifah Welly, Lurah Parit Tokaya Kartini dan Lurah Bansir Darat Patrisia Stepania. “Saya evaluasi kinerja para lurah, ada yang bagus kinerjanya kita promosikan. Ada juga yang memang tidak cocok menjadi lurah. Kemudian ada yang sakit, kalau dibebani dengan beban kerja yang berat, kasihan, ada dua orang yang sakit,” pungkasnya. (wti)