Serapan Bansos Rendah, DPRD Ancam Pangkas Anggaran

Pontianak – Ketua DPRD Kota Pontianak Sataruddin,  meminta agar masyarakat yang ingin membuat sejumlah kegiatan kemasyarakatan tapi terbentur dana bisa mengajukan hal itu kepada pemerintah pusat dengan catatan syarat yang diperlukan harus dilengkapi.
Ini menyusul masih rendahnya serapan anggaran bantuan sosial masyarakat padahal pemerintah sudah memberikan kemudahan seluas-luasannya kepada masyarakat, baik organisasi komunitas hingga organisasi lainnya.
“Jangan ragu meminta bantuan dana bansos, kita sudah menganggarkan dana bansos tetapi syaratnya harus jelas karena semua hal yang dikeluarkan dalam rangka bantuan pemerintah harus transparan karena semua tercatat yang nantinya diproses dalam akuntan anggaran,” kata Sataruddin.
Ia mengungkapkan,  serapan anggaran hanya mencapai 29 persen dari total anggaran Rp6 Miliar yang sudah dialokasikan.
“Ini kan bantuan untuk masyarakat, jika penggunaannya jelas kenapa harus takut dan kenapa harus ragu. Toh semuanya tercatat dengan rinci dan jelas, kasihan masyarakat dan organisasi yang ingin membuat kegiatan. Pergunakan saja, jangan takut-takut terjadi penyelewengan karena untuk mendapatkan bantuan pendataannya akurat dan tidak sembarangan,” terangnya.
Ia pun meminta dengan tegas kepada pemerintah Kota Pontianak agar dana Bansos 2016 dihabiskan, karena ia yakin masih banyak yang membutukan.
“Kita minta kepada pemerintah agar dana itu dihabiskan, jangan ada dana yang mengendap. Saya pikir masih banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial,” ucapnya.
Ia mengancam jika pemerintah tidak melakukan itu dan dan bantuan sosial masih  mengendap, DPRD akan memangkas alokasi anggaran tersebut untuk tahun berikutnya.
“Jika tidak bisa, kita kurangi di badan anggaran nanti,” ucap Keua PDIP Kota Pontianak ini tegas. (Wati Susilawati)